Sebelum Terseret Kasus Pornografi Anak, Ayah Meghan Markle Sempat Pacari Perawat Muda
Ayah Meghan Markle, Thomas Markle Sr sedang diselidiki polisi karena terseret kasus pornografi anak. Sebelumnya, Thomas Markle sempat menceritakan kebahagiaannya menjalin hubungan asmara dengan seorang perawat yang usianya jauh lebih muda. Namun, beberapa bulan setelah mengungkap kisah cintanya itu, pria berusia 82 tahun tersebut kini menjadi sorotan setelah dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan kepemilikan materi eksploitasi seksual anak.
Dalam wawancara dengan Daily Mail pada Maret lalu, Thomas mengungkapkan hubungannya dengan Rio Canedo, yang saat itu berusia 46 tahun. Keduanya bertemu ketika Thomas menjalani pemulihan setelah operasi amputasi kaki di Filipina.
Canedo diketahui bekerja sebagai perawat di Cebu, kota tempat Thomas dan putranya, Thomas Markle Jr., pindah pada Januari 2025.
Thomas mengaku tak pernah menyangka bisa kembali merasakan kebahagiaan di usia senjanya. Ia mengatakan, selama bertahun-tahun dirinya merasa diabaikan dan diliputi kesedihan, sebelum akhirnya menemukan kembali semangat untuk menikmati hidup.
“Saya tidak pernah menyangka akan menemukan kembali sukacita dan kebahagiaan di usia seperti ini,” ujar Thomas kepada Daily Mail.Baca Juga : Ayah Meghan Markle Diselidiki atas Dugaan Kepemilikan Konten Pornografi Anak
Ia menyadari hubungan tersebut mungkin mengundang komentar negatif, terutama karena perbedaan usia mereka yang mencapai 36 tahun. Meski begitu, Thomas menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ambil pusing dengan pendapat orang lain.
“Saya ingin membicarakan hal ini karena saya tidak pernah mengira akan bisa bahagia lagi. Saya ingin orang-orang tahu bahwa seseorang tidak pernah terlalu tua untuk menemukan kedamaian dan cinta,” katanya.
Thomas bahkan menanggapi kemungkinan munculnya kritik dengan santai. Baginya, hidup harus tetap dijalani tanpa terlalu memikirkan penilaian orang lain.
“Para pembenci akan tetap membenci. Namun, sejujurnya, saya tidak peduli sama sekali. Hidup ini untuk dijalani,” tuturnya.Dalam wawancara yang sama, Thomas juga memuji layanan medis di Filipina. Ia menyebut para tenaga kesehatan di sana memberikan pelayanan yang sangat baik, termasuk para perawat muda yang tengah menjalani pelatihan.
Baca Juga : Ayah Meghan Markle Pacaran dengan Perawat Berusia 46 Tahun
Putra Thomas Markle Laporkan Dugaan Materi Eksploitasi Anak
Kabar mengenai kehidupan pribadi Thomas kini bergeser menjadi persoalan hukum. Pada Kamis, laporan tentang penyelidikan terhadap dirinya atas dugaan kepemilikan materi eksploitasi seksual anak mencuat ke publik.
Mengutip The Sun, Thomas Markle Jr. melaporkan ayahnya kepada kepolisian setelah mengaku menemukan ratusan hingga ribuan materi yang diduga berkaitan dengan eksploitasi seksual anak di kediaman Thomas di Cebu, Filipina.Thomas Jr., yang berusia 60 tahun, disebut menemukan materi tersebut secara tidak sengaja ketika sedang mencari sebuah ponsel. Sejumlah kotak penyimpanan berisi barang-barang lama keluarga itu diduga menyimpan materi yang mencurigakan, bercampur dengan berbagai kenang-kenangan.
Thomas Jr. mengaku terkejut dan merasa harus melaporkan temuannya kepada pihak berwenang. Materi yang disebut ditemukan itu diduga mencakup gambar anak perempuan berusia sekitar 10–11 tahun dalam situasi seksual.
“Saat menemukan materi ini, saya merasa sangat ngeri dan tidak punya pilihan lain selain melaporkan ayah saya,” ujar Thomas Jr., seperti dikutip The Sun.
Laporan tersebut menyebut aparat di Filipina tengah mempersiapkan langkah untuk menyita barang bukti guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Seorang sumber yang disebut dekat dengan Meghan Markle juga menyampaikan dugaan kaitan kasus ini dengan hubungan Meghan dan ayahnya yang telah renggang sejak 2018.
“Sekarang mungkin orang-orang akhirnya akan mengerti mengapa dia tidak lagi berhubungan dengan ayahnya sejak tahun 2018,” kata sumber tersebut kepada The Sun.Hingga berita ini ditulis, Thomas Sr. dan Thomas Jr. belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Page Six. Perwakilan Meghan Markle dan Pangeran Harry juga belum menyampaikan pernyataan terkait laporan tersebut.
Di tengah mencuatnya kasus ini, Samantha Markle, putri Thomas Sr., justru membela ayahnya. Kepada Daily Mail pada Kamis, Samantha menuding Thomas Jr. mengarang tuduhan tersebut untuk menghancurkan ayah mereka.
“Tuduhan menjijikkan ini sama sekali tidak berdasar, dan saudara saya itu menjijikkan karena telah mengarangnya. Dia ingin menghancurkan ayah kami. Memalukan sekali dia,” kata Samantha.
Hingga kini, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Belum ada dakwaan maupun putusan pengadilan yang menyatakan Thomas Markle Sr. bersalah atas tuduhan tersebut.










