Benda Diduga Granat Manggis Berkarat Ditemukan di Keraton Solo
Massa aksi memasang spanduk bertuliskan tuntutan rakyat di Patung Pahlawan atau Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Salah satu tuntutan yang disuarakan yakni mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.
Pemasangan spanduk dilakukan setelah aliansi gabungan berbagai elemen masyarakat menyampaikan orasi di pinggir jalan. Massa kemudian berkumpul di sekitar Patung Pahlawan untuk membentangkan spanduk tersebut.
Dua orang terlihat memanjat patung untuk mengikatkan tali agar spanduk dapat terpasang dan terlihat jelas. Selama proses pemasangan, massa juga menyanyikan lagu Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki.
Baca juga: Gelombang Massa Terus Berdatangan di Kawasan Tugu Tani
Sejumlah masyarakat yang berada di lokasi turut memberikan dukungan dengan bertepuk tangan saat massa berupaya memasang spanduk tersebut. Aparat polisi sempat meminta masyarakat untuk tak memanjat namun massa pada akhirnya bisa memasang spanduk tersebut.Setelah spanduk berhasil terpasang, massa kembali membacakan lima tuntutan dalam rangka memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Tuntutan tersebut di antaranya mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan memberantas korupsi.
Berikut daftar lima tuntutan mahasiswa dalam demo dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran:
1. Menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana banjir sebagai bencana nasional, menjamin dan memulihkan kesehatan warga, serta mengadili dan mencabut izin korporasi yang bertanggung jawab dalam krisis ini.2.Memperbaiki tata kelola kebijakan ekonomi dan mengembalikan kepercayaan pasar. 3.Menghentikan pembatasan kebebasan berpendapat.
4. Memberantas maraknya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
5. Menurunkan biaya pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang mahal serta memberikan akses yang merata.










