Gila! Tembus 97 Km/Jam Cuma 0,8 Detik, Tesla Roadster Terbaru Pakai Teknologi Roket SpaceX!
Roadster terbaru Tesla tidak melompat dengan api. Dorongannya berasal dari udara bertekanan yang disemburkan lewat nosel, teknologi gas dingin (cold gas thruster) yang dipinjam dari dunia roket SpaceX.
Prinsipnya hukum ketiga Newton. Gas bertekanan tinggi dilepas lewat nosel sempit; semburan ke satu arah menghasilkan dorongan ke arah sebaliknya. Tanpa pembakaran, tak ada bahan bakar maupun api.
Roadster menyimpan udara dalam dua tangki serat karbon berkapasitas hingga 600 liter atau 250 kilogram udara.
Udara itu dialirkan ke 10 nosel untuk melompat, berputar, dan mempercepat mobil. Musk menyebut tangki dapat diisi ulang oleh mobil sendiri.
Cuplikan peragaan Roadster generasi kedua Tesla yang melayang di udara berkat semburan udara bertekanan dari nosel. Foto: TeslaMenurut Autoblog, katup digerakkan aktuator listrik yang melakukan penyesuaian cepat agar mobil stabil di udara.Empat lubang di difusor belakang, yang sekilas mirip knalpot, ternyata bagian dari sistem nosel. Versi awal disebut hanya memiliki dorongan di belakang; sumbu dorongan lain menyusul dan hanya untuk undangan.
DFSK Perluas Pasar SUV Hibrida ke Bali
Pasangannya adalah kipas isap. Tesla menyebut sistem multimode itu menarik udara dari bawah mobil sehingga menghasilkan gaya tekan ke bawah, bahkan saat melaju sangat pelan, dibantu penyegelan dasar mobil dan aerodinamika aktif.
Motor1 mencatat tambahan gaya menikung hingga 2 g. Sayap belakang dapat diatur: hambatan rendah untuk kecepatan tinggi, gaya tekan tinggi untuk sirkuit.
Interior Roadster generasi kedua Tesla dengan atap kaca lebar dan jok berwarna terang. Foto: iTeslaKonsep serupa dipakai hypercar McMurtry Spéirling, yang menggelar peragaan terbalik tahun lalu.
Hitungan sederhana menunjukkan mengapa keduanya diperlukan. Percepatan 0–60 mil per jam (97 km/jam) dalam 0,81 detik setara rata-rata sekitar 3,4 g, jauh di atas batas cengkeraman ban jalan raya yang umumnya sekitar 1 g.
Tesla belum merinci peran kipas dan thruster, dan cara pewaktuan peragaan belum dijelaskan.
Gas dingin punya batas: dorongannya jauh lebih kecil dibanding roket berbahan bakar, sehingga cadangan udara cocok untuk semburan singkat, bukan penerbangan panjang. Itu sebabnya peragaan berupa lompatan dan putaran.Situs Tesla menyebut dua paket. ”Thrust” adalah edisi terbatas dua kursi dengan thruster belakang seperti pada demo 0–60 mil per jam.
”Rocket” khusus undangan, dipakai pada atraksi salto, dan tidak disetujui untuk jalan umum. Produksi 2028; harga belum diumumkan.
Pada Juni 2018, Musk menulis bahwa paket SpaceX akan berisi sekitar 10 roket kecil yang bahkan bisa membuat Tesla terbang. Delapan tahun kemudian, nosel itu mulai nyata.
