BNPB Hormati OTT KPK, Siap Buka-bukaan dan Serahkan Data

BNPB Hormati OTT KPK, Siap Buka-bukaan dan Serahkan Data

Nasional | sindonews | Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:10
share

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan siap kooperatif dalam proses hukum terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). BNPB berkomitmen memberikan dukungan data dan akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Juru Bicara BNPB yang juga Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, pihaknya menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan KPK.

"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata Berton dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Berton pun menegaskan bahwa BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK soal OTT Pejabat BNPB: Masih Berproses, Mohon Ditunggu"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan."

Berton kembali menegaskan, BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum (APH). “BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH," ujarnya.

Selain itu, kata Berton, pimpinan BNPB telah menginstruksikan Inspektorat Utama untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen sebagai bentuk pengawasan melekat.

"BNPB mengimbau seluruh jajaran untuk tetap fokus pada tugas penanggulangan bencana, kemanusiaan dan tidak terpengaruh oleh proses hukum yang berjalan," tegasnya.

Di sisi lain, BNPB meminta masyarakat dan media untuk menunggu hasil resmi dari aparat penegak hukum dan tidak berspekulasi mengenai perkara tersebut. "BNPB menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola, integritas, dan penguatan pengawasan internal," pungkasnya.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menegaskan, pihaknya menggelar OTT yang menjaring pejabat BNPB. "Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan bahwa memang benar bahwa hari ini kami melaksanakan kegiatan tangkap tangan di BNPB," kata Asep di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).

Namun, ia belum menjelaskan lebih detail perihal operasi senyap tersebut. Ia meminta publik menunggu proses yang tengah berjalan di Lembaga Antirasuah.

"Untuk selanjutnya masih dalam proses. Mohon ditunggu, gitu ya. Karena kita juga sedang melakukan pendalaman, dan malam ini juga kita akan tentunya melakukan rapat dan yang lainnya," ujarnya.

Topik Menarik