Pelabuhan Bitung Gelar Latihan Penanggulangan Pencemaran Laut oleh 3 Negara
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Bitung resmi menjadi tuan rumah Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2026. Latihan gabungan penanggulangan pencemaran laut ke-24 yang diikuti Indonesia, Filipina, dan Jepang ini berlangsung pada 8–12 Oktober 2026 di perairanBitung–Manado.
General Manager Pelindo Regional 4 Bitung, Capt. James David Hukom mengatakan, bagi Pelindo menjadi tuan rumah bukan sekadar menyediakan dermaga. Di pelabuhan ini berdiri lini kesiapsiagaan yang jarang diketahui public yakni oil boom sepanjang 400 meter, skimmer untuk menyedot tumpahan minyak dari permukaan air, plus kapal-kapal pendukung yang siap berangkat kapan pun.
Menurut dia, skenario latihannya mulai dari kebakaran kapal, penyelamatan jiwa di laut, sampai menahan sebaran tumpahan minyak agar tidak merambat ke perairan lain.
Baca juga: 5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong
“Semua peralatan itu tidak ada artinya kalau orangnya tidak siap. Jadi kami latih terus, dan target kami cuma satu zero accident. Tidak boleh ada kecelakaan, baik saat latihan maupun operasi sehari-hari,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).Saat ini, kata dia, telah terbentuk Pelindo Emergency and Oil Spill Combat Team. Tim tanggap darurat ini disiagakan untuk melayani setiap pelabuhan di Indonesia bukan cuma Bitung menghadapi segala keadaan darurat, baik kebakaran, persoalan keselamatan, maupun penanggulangan pencemaran. “Pelabuhan-pelabuhan di Indonesia itu rumah kami semua. Kalau ada yang butuh bantuan, tim kami berangkat,” tegasnya.
Lihat video: Perkuat Pertahanan Laut, KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Bagian TNI AL!
Marpolex 2026 diharapkan menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan penanggulangan pencemaran laut kelas dunia. Momentum itu juga sejalan dengan semangat yang selama ini dipegang Pelindo.“Kami punya satu motto untuk negeri. Apa pun yang kami siapkan di sini, ujung-ujungnya untuk melindungi laut dan pelayaran Indonesia,” ucapnya.









