1.509 Kadet Unhan Siap Mengabdi di 181 Sekolah Rakyat

1.509 Kadet Unhan Siap Mengabdi di 181 Sekolah Rakyat

Nasional | sindonews | Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:26
share

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto memberangkatkan 1.509 kadet dan personel Universitan Pertahanan (Unhan). Mereka dikirim ke 181 Sekolah Rakyat demi memperkuat pertumbuhan karakter dan kedisiplinan.

"Pengabdian Kadet Unhan RI ke Sekolah Rakyat dengan resmi diberangkatkan," kata Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, dikutip Sabtu (10/10/2026).

Gus Ipul mengatakan kadet Unhan ini diberangkatkan ke Sekolah Rakyat yang membutuhkan pendampingan menyeluruh. Hal ini sebab siswa berasal dari keluarga kurang mampu dan menghadapi beragam tantangan sehingga membutuhkan dukungan untuk beradaptasi dengan kehidupan sekolah berasrama.

Gus Ipul juga berharap kadet Unhan bisa menjadi teladan bagi siswa. Ia berharap kedisiplinan bisa ditularkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Kemhan Tegaskan Tidak Ada Larangan Penggunaan Hijab bagi Kadet Unhan"Satu syarat penting kesuksesan, yaitu kedisiplinan. Inilah yang kami harapkan bisa ditularkan dari kadet Unhan kepada siswa Sekolah Rakyat. Disiplin mengikuti jadwal dan disiplin untuk memperkuat tanggung jawab."

Gus Ipul menegaskan bahwa program pengabdian ini bukanlah perpeloncoan. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mencegah tiga hal di lingkungan pendidikan, yakni perundungan, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan atas dukungan dalam program pengabdian ini. Kehadiran para kadet diharapkan membantu siswa Sekolah Rakyat memperkuat kedisiplinan.

"Saya berharap kepada para kadet sekalian memanfaatkan waktu selama dua minggu dengan baik, dampingi siswa Sekolah Rakyat dengan penuh empati dan junjung kesetaraan dalam pendidikan. Karena siswa sekolah rakyat butuh keteladanan, role model, bimbingan nyata di tengah-tengah mereka. Saya mengucapkan terima kasih jajaran Kemenhan lewat Unhan," kata Gus Ipul.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan, pengabdian ini menjadi kesempatan bagi para kadet untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di Unhan, terutama dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan bela negara."Ajarkanlah apa yang sudah kalian dapatkan di Unhan kepada mereka agar mereka paling tidak memiliki karakter, mempunyai akhlak yang mulia. Karena yang paling penting saat ini adalah bagaimana kita membentuk karakter bangsa Indonesia ini," kata Donny.

Wamenhan juga mengajak para kadet meniatkan pengabdian sebagai ibadah karena kegiatan ini dapat berdampak luar biasa dalam upaya untuk memutus rantai kemiskinan melalui program Sekolah Rakyat.

"Kalian adalah salah satu aktor yang ikut berperan dalam memutus rantai kemiskinan dan rantai permasalahan sosial yang ada di bangsa Indonesia ini," kata dia.

Program pengabdian ini melibatkan 1.509 personel, terdiri atas 1.188 kadet Unhan, 74 pasis (Perwira Siswa) kedokteran, 182 pendamping organik, 24 koordinator wilayah, dan 41 pimpinan. Kegiatan berlangsung pada 9–27 Oktober 2026 di 181 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Materi pengabdian meliputi disiplin dan kepemimpinan, Pancasila dan bela negara, pembinaan jasmani, keterampilan kepramukaan, seni dan budaya, integrasi sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta nasionalisme dan sejarah perjuangan bangsa. Melalui kegiatan ini, para kadet diharapkan dapat membantu membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan tanggung jawab siswa Sekolah Rakyat pada jenjang SD, SMP, dan SMA.

Topik Menarik