Langit Canggu di Bali Jadi Jalur Pesan-Antar Makanan lewat Drone

Langit Canggu di Bali Jadi Jalur Pesan-Antar Makanan lewat Drone

Teknologi | sindonews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24
share

Satgas Operasi Damai Cartenz dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Jayapura menggagalkan aksi penyelundupan amunisi ilegal lewat perairan Jayapura.

Kepala KPPBC TMP C Jayapura, Fungki Awaludin menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan keberadaan longboat yang membawa barang ilegal menuju Papua Nugini (PNG).

Ia mengatakan tim gabungan kemudian menemukan kapal dimaksud pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 22.36 WIT. Fungki menjelaskan saat hendak diperiksa, awak longboat berupaya menghindar dan membuang sejumlah barang ke laut.

Baca juga: Terungkap Modus Penyelundupan Senjata Api ke KKB Papua, Dimasukkan ke Kompresor

Petugas kemudian melakukan penyisiran di lokasi dan menemukan tiga koli berisi 34 slop atau 340 bungkus hasil tembakau tanpa pita cukai serta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.“Untuk rokok ilegal menjadi kewenangan kami, sedangkan amunisi kami serahkan kepada Polda Papua melalui Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).

Sementara, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz mengatakan barang bukti berupa tas kulit berwarna hitam beserta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter juga telah diserahkan pada Senin (5/10) kemarin.

Lihat video: Detik-Detik Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB di Sugapa

Ia mengaku saat ini penyidik gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Ditreskrimum Polda Papua tengah mengusut asal-usul amunisi termasuk pelaku dan tujuan pengiriman.

"Siapa yang mengirim barang, dari mana asalnya, dan ke mana tujuannya. Kami juga akan mengambil keterangan dari beberapa saksi guna membantu mengidentifikasi alat angkut yang digunakan,” ujarnya.

Yusuf mengatakan pendalaman tersebut juga dilakukan untuk mengetahui rangkaian peredaran amunisi, termasuk pihak yang membawa, menerima maupun menguasainya. Ia menambahkan identitas awak longboat dan sarana yang digunakan juga masih dalam proses penyelidikan

“Barang bukti ini akan terus didalami bersama penyidik untuk mengetahui asal-usul, jalur peredaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan, pengangkutan maupun penguasaan amunisi tersebut," tutupnya.

Puteranegara

Topik Menarik