Bikin Mewek! Beda Cara Tim Cook dan CEO Baru Apple Mengenang 15 Tahun Steve Jobs
Lima belas tahun setelah Steve Jobs tutup usia, Apple mengenang pendirinya lewat dua suara pemimpin sekaligus: CEO baru John Ternus dan pendahulunya, Tim Cook.
Keduanya mengunggah penghormatan di platform X, Senin (5/10/2026). Bagi Cook, unggahan pada tanggal ini sudah menjadi tradisi tahunan. Bagi Ternus, ini yang pertama sejak ia resmi memimpin Apple pada 1 September 2026.
Jobs meninggal di rumahnya di Palo Alto, California, sekitar pukul 15.00 waktu Pasifik pada 5 Oktober 2011, atau pukul 05.00 WIB keesokan harinya.
CEO baru Apple John Ternus dan pendahulunya, Tim Cook, mengenang 15 tahun wafatnya Steve Jobs lewat unggahan di X. Foto: istDua Cara MengenangTernus menulis dengan nada personal dan menengok ke dalam perusahaan. Menurut dia, ”cara Steve mengajarkan kami peduli pada setiap detail, setiap pengalaman, setiap orang” masih menjadi pedoman kerja Apple hingga kini. Ia menutup unggahannya dengan ungkapan terima kasih.Cook memandang lebih luas. Ia membedakan orang yang sekadar meninggalkan jejak dengan orang yang mengubah dunia sepenuhnya. ”Steve mengubah dunia dan begitu banyak kehidupan dalam prosesnya,” tulis Cook.
Ia mengaku hidupnya ikut berubah selamanya dan menyebut semangat Jobs hidup dalam setiap ciptaan serta setiap orang yang ia inspirasi.
Kedekatan keduanya dengan Jobs juga berbeda. Cook dikenal sebagai sahabat pribadi Jobs dan menggantikannya sebagai CEO pada 24 Agustus 2011, enam pekan sebelum Jobs wafat.
Ternus bergabung dengan Apple pada 2001 dan mengalami sepuluh tahun terakhir kepemimpinan Jobs dari dalam.
Insinyur di Kursi PuncakPesan Ternus soal detail sejalan dengan latar belakangnya. Pria kelahiran Mei 1975 itu menghabiskan sebagian besar kariernya di rekayasa perangkat keras dan menjabat wakil presiden senior Hardware Engineering sejak 2021 sebelum menjadi CEO kedelapan Apple.Profesor bisnis internasional American University, Babak Hafezi, kepada Al Jazeera menilai penunjukan Ternus sebagai cara halus Apple menegaskan inovasi perangkat keras sebagai strategi inti.
Menurut dia, Apple kini memadukan kecerdasan buatan (AI) dengan perangkat keras, bukan menjadikan AI produk yang berdiri sendiri.
Warisan yang diterima Ternus sangat besar. Selama 15 tahun kepemimpinan Cook, nilai pasar Apple naik lebih dari 20 kali lipat hingga USD4 triliun atau sekitar Rp71.600 triliun pada April 2026.
Pada Senin, saham Apple (AAPL) berada di kisaran USD333,74 atau sekitar Rp5,97 juta per lembar.
Pekerjaan rumahnya pun tidak ringan: mengejar ketertinggalan di persaingan AI, membawa Apple ke era iPhone lipat, dan menentukan arah teknologi di balik Vision Pro.
Di tengah agenda sebesar itu, pesan pertama Ternus untuk Jobs justru kembali ke hal paling dasar: detail. Bagi perusahaan yang lahir dari obsesi pendirinya pada kesempurnaan produk, warisan itu masih menjadi kompas.








