Edukasi Sejak Dini, Pemerintah akan Masukkan Pencegahan Karhutla ke Kurikulum Mulok

Edukasi Sejak Dini, Pemerintah akan Masukkan Pencegahan Karhutla ke Kurikulum Mulok

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 24 September 2026 - 13:39
share

Pemerintah tengah menggencarkan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi secara berulang. Salah satunya, lewat jalur pendidikan yang diharapkan dapat mengubah budaya masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa upaya pencegahan karhutla telah diminta untuk dimasukkan ke dalam kurikulum Muatan Lokal (Mulok) serta pendidikan agama sejak dini.

Baca juga: Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler Korps Kadet RI"Kemarin sudah kita minta masuk ke kurikulum Mulok. Kita minta masuk juga ke pendidikan agama sejak dini. Segala cara harus ditempuh. Selain kita siapkan peralatan yang mumpuni jika terjadi," kata Mensesneg kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

Dia mengungkapkan bahwa akar dari sebagian besar masalah karhutla adalah ulah manusia. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan melalui edukasi menjadi salah satu fokus utama pemerintah.

Baca juga: Mendikdasmen Sebut Dana BOS Bisa untuk Bayar Gaji Guru Non ASNArahan Presiden Prabowo Subianto, kata dia, bahkan telah diteruskan kepada masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar.

Sebagai solusi, pemerintah menyiapkan fasilitas khusus bagi masyarakat yang ingin membuka lahan pertanian atau perkebunan.

"Presiden sudah perintah juga, jika rakyat mau buka lahan, butuh alat berat, lebih baik lapor ke aparat, nanti dibantu, dan kita siapkan anggaran khusus. Intinya jangan buka lahan dengan bakar-bakar, kerugian kita lebih besar," ujarnya.

Topik Menarik