Kayak Analytics Dorong Digitalisasi Jaringan Listrik dengan Teknologi AI
Perusahaan teknologi energi berbasis Singapura, Kayak Analytics, mendorong digitalisasi jaringan listrik Indonesia melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan analitik data. Teknologi tersebut ditawarkan untuk membantu perusahaan ketenagalistrikan memantau kondisi aset, mendeteksi risiko lebih awal, dan meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan operasional.
“Ambisi energi Indonesia patut didukung teknologi yang dirancang sesuai kebutuhan Indonesia. Kami ingin bekerja bersama para insinyur setempat untuk mengubah data operasional menjadi keputusan praktis, memperkuat infrastruktur vital, serta membangun kapabilitas yang dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh tim Indonesia,” ujar CEO Kayak Analytics Gibert Espinosa dalam keterangannya, Rabu (21/9/2026).
Baca Juga:Perang AI Memanas, SpaceX Hati-hati Banget Melatih Grok
Kayak mengembangkan perangkat lunak berbasis AI dan analitik data untuk berbagai aset energi, mulai dari gardu induk, pembangkit tenaga surya, angin dan air, hingga sistem penyimpanan energi berbasis baterai. Platform tersebut menggabungkan data operasional terkini dan historis dengan model rekayasa untuk menilai kondisi peralatan, mengidentifikasi penurunan kinerja, dan membantu menentukan kebutuhan pemeliharaan.
Teknologi itu juga dikembangkan untuk mendukung penguatan interkoneksi jaringan listrik dan integrasi energi terbarukan di Indonesia. Kayak menilai kebutuhan pemantauan kinerja pembangkit, kondisi baterai, serta kesehatan aset jaringan semakin penting seiring pengembangan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt-peak (GWp).Salah satu teknologi yang ditawarkan adalah AI agentik yang dapat menyelidiki perilaku abnormal, menghimpun data teknis, dan menyusun rekomendasi tindakan. Insinyur dapat menggunakan bahasa alami untuk menelusuri penyebab peringatan, menganalisis kondisi aset, hingga membuat laporan, sedangkan keputusan dan tindakan akhir tetap berada pada operator.
Baca Juga:Korea Selatan Sebut Medan Perang AI Paling Nyata Terjadi di Fasilitas Manufaktur
Untuk gardu induk dan transformator, Kayak menggabungkan data pengukuran operasional, diagnostik minyak, perilaku termal, dan riwayat pemeliharaan untuk mendeteksi penurunan kondisi lebih dini serta memperkirakan sisa umur pakai. Sementara pada pembangkit energi terbarukan dan baterai, teknologi tersebut menganalisis kinerja inverter, modul, turbin, serta sinyal listrik dan termal untuk mengidentifikasi kehilangan energi, degradasi, dan kondisi abnormal.
Kayak menyatakan penerapan teknologi di Indonesia akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kolaborasi lokal, tata kelola data, pelatihan, dan alih pengetahuan. Langkah tersebut ditujukan untuk membangun kemampuan analitik energi yang dapat dikelola di dalam negeri guna mendukung jaringan listrik yang lebih terpadu serta pasokan listrik yang andal bagi masyarakat dan dunia usaha.









