Ajang Lari Inklusif Jadi Wadah Semangat From Zero to Hero
Sebanyak 8.000 pelari dari berbagai latar belakang ambil bagian dalam Garmin Run Indonesia 2026 di ICE BSD, Tangerang, Minggu (20/9). Ajang tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk merayakan perjalanan masing-masing dengan semangat "From Zero to Hero".
Garmin Run Indonesia 2026 mencatat jumlah peserta terbanyak sejak pertama kali digelar pada 2022. Tahun ini, ajang tersebut juga menjadi bagian dari Garmin Run Marathon Series dengan mempertandingkan nomor 5K, 10K, dan Half Marathon.
Semangat inklusivitas terlihat dari kehadiran pelari dengan keterbatasan fisik hingga keluarga yang mengikuti lomba dengan stroller. Mereka berbaur di lintasan bersama pelari dari berbagai usia, latar belakang, dan kemampuan.
“Garmin Run kami hadirkan sebagai ruang bertumbuh bagi komunitas lari di Indonesia,” ujar Marketing Communications Manager Garmin Indonesia Rian Krisna.
Menurutnya, setiap peserta memiliki perjalanan dan titik awal yang berbeda dalam menekuni olahraga lari. Semangat tersebut turut direpresentasikan Anggi Wahyuda, #TeamGarmin sekaligus Icon Inclusivity Garmin Run Indonesia 2026.Setelah sebelumnya menaklukkan sejumlah gunung tinggi di dunia, Anggi tahun ini menyelesaikan Half Marathon untuk pertama kalinya. Tentunya pencapaian tersebut cukup luar biasa dengan semangat pantang menyerahnya.
“Setiap pelari punya titik awalnya sendiri. Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan terus berkembang,” ujar Anggi.
Dengan pendampingan Garmin Run Club Coach Roy Putranto, Anggi menuntaskan virgin HM tersebut dengan memanfaatkan ekosistem running science Garmin. Pengalaman itu menjadi bagian dari proses Anggi dalam mengembangkan kemampuan dan konsistensinya di olahraga lari.
Di lintasan, peserta membawa tujuan masing-masing, mulai dari membangun kebiasaan berolahraga hingga mengejar catatan waktu. Perbedaan kemampuan tersebut tidak menghilangkan semangat untuk berbagi ruang di garis start dan finis yang sama.
Pada nomor Half Marathon putra, Immanuel Hutasoit menjadi yang tercepat dengan waktu 1:12:54, disusul Sardianus Sanam dengan 1:13:10 dan Agus Prayogo dengan 1:13:11. Di kategori putri, Desi Kristiani menjadi pemenang dengan catatan 1:27:50, diikuti Gladys Fabiola Christanto 1:28:17 dan Anjellika Br Ginting 1:33:43.
Untuk nomor 10K putra, Iqbal Saputra menjadi juara dengan waktu 32:06, sedangkan Muhammad Ar Daniswara B dan Berman S Siahaan masing-masing finis kedua dan ketiga dengan 32:40 serta 33:41. Pada nomor 10K putri, Novia Nur Nirwani menjadi pemenang dengan 38:57, diikuti Marhaendrassiwi D 42:45 dan Bektiningsih Primadianfitri 43:31.
Juan Meliala menjadi juara 5K putra dengan waktu 15:50, disusul Abdul Salam 16:54 dan Cigra Apta Laban 17:06. Sementara itu, Zahra Bulan Aprillia Putri memenangi 5K putri dengan 19:31, diikuti Jessica Putri Jauvi 20:06 dan Gina Fitriani 20:20.










