Hari ke-8 Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir Daratan Pulau Sertung, Rakata dan Panjang
Tim SAR Gabungan menyisir area Pulau Sertung yang masuk dalam gugusan kepulauan Gunung Anak Krakatau dalam upaya pencarian rombongan lima jurnalis, 2 kru kapal dan 1 guide hilang misterius. Penyisiran dilakukan melalui darat.
Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto menyatakan, meski Tim SAR telah melakukan penyisiran namun belum berhasil menemukan tanda-tanda dari rombongan jurnalis di Pulau Sertung. “Ya, belum ada tanda-tanda di Pulau Sertung,” kata Rizky dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (15/9/2026).
Rizky menjelaskan kepastian belum adanya tanda keberadaan rombongan jurnalis di Pulau Sertung setelah pihaknya menyisir melalui jalur darat, bukan lagi memakai metode pengamatan dari laut.
“Ya bukan lagi penyisiran dari RIB (Perahu Karet) 02 Banten. Tapi penyisiran darat kita sudah lakukan ke seluruh area Pulau Sertung dan hasil masih nihil,” tuturnya.
Kondisi serupa, lanjut Rizky, juga dilaporkan untuk wilayah Pulau Rakata dan Pulau Panjang yang telah dilakukan penyisiran oleh Tim SAR dengan hasil nihil.“Kemudian untuk Pulau Rakata juga sudah kita lakukan penyisiran darat, Pulau Panjang kita sudah lakukan penyisiran darat,” ujarnya.
Perlu diketahui penyisiran ke area pulau dilakukan untuk mencari keberadaan dari rombongan jurnalis yang hilang kontak, sebagai bagian dari operasi memasuki masa perpanjang sampai Kamis (17/9/2026) lusa.
Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta selaku Kapten Kapal, Surakman selaku anak buah kapal (ABK), Heriyanto selaku guide, M Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).










