Hadiri Pameran Nasirun, Kapolri Dinilai Perkuat Pelestarian Budaya Nasional

Hadiri Pameran Nasirun, Kapolri Dinilai Perkuat Pelestarian Budaya Nasional

Nasional | sindonews | Senin, 14 September 2026 - 16:08
share

Kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pembukaan pameran tunggal seniman kontemporer Nasirun bertajuk "Bersimpuh di Kaki Para Guru" di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat diapresiasi oleh Analis Politik dan Hukum Senior Boni Hargens. Dia menyambut positif Jenderal Sigit dalam mengoptimalkan peran Polri dalam mendukung pelestarian dan penguatan nilai tradisi di Indonesia.

"Ini manifestasi dari kehendak moral Kapolri dan jajaran Bhayangkara dalam mendukung agenda pemerintahan Prabowo-Gibran dalam aspek seni dan budaya," ujar Boni di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, performa Polri tersebut bagian dari upaya mengokohkan fondasi dan memperkaya dinamika budaya nasional di tengah gempuran budaya global dewasa ini yang berpotensi mengikis identitas budaya nasional Indonesia. "Globalisasi memungkinkan generasi muda kehilangan rasa bangga terhadap budaya bangsa sendiri. Kegiatan para seniman kontemporer yang didukung Kapolri merupakan upaya penyelamatan budaya nasional yang notabene selaras dengan agenda budaya dalam Asta Cita Prabowo-Gibran," katanya.

Baca juga: Pesan Kapolri ke Pengusaha: Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan

Boni menegaskan seni tidak sekadar ekspresi budaya sang seniman, tetapi di dalamnya mengandung pengungkapan identitas dan jati diri bangsa, ingatan kolektif bangsa terkait nilai dan warisan leluhur serta bisa membentuk karakter bangsa dengan membentuk dan memupuk rasa persatuan dan kebanggaan bangsa. Karena itu, kata Boni, kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara pameran seni tersebut juga merupakan wujud langkah Polri memperkuat pemerintahan Prabowo-Gibran di bidang budaya dan seni.Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan Pameran Nasirun bertajuk “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026) malam. Pameran dapat dikunjungi masyarakat mulai 13 September hingga 11 Oktober 2026.

Pameran dibuka Selasa–Kamis pukul 10.00–18.00 WIB serta Jumat–Minggu pukul 10.00–20.00 WIB, sedangkan setiap Senin tutup. Pameran tersebut merupakan wujud penghormatan Nasirun kepada para guru dan perupa pendahulu yang telah memberikan inspirasi serta membentuk perjalanan keseniannya.

Nasirun dikenal sebagai salah satu pelukis kontemporer Indonesia yang konsisten mengangkat kebudayaan Jawa, spiritualitas, dan persoalan sosial dalam karya-karyanya. Sejumlah karya dari berbagai periode turut ditampilkan, antara lain Persembahan untuk Bathara Guru (1999), Komidi Putar Pasar Malam (2010), Tahta untuk Petruk (2015), Realis yang Semurni-murninya (2018), serta Kopiah Pertama yang Dilukis Nasirun (2023).

Karya-karya tersebut menggambarkan perjalanan Nasirun dalam memadukan tradisi, spiritualitas, serta refleksi terhadap kehidupan sosial melalui bahasa seni kontemporer.

Topik Menarik