Betrand Peto Dilaporkan Atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Penjelasan Polisi

Betrand Peto Dilaporkan Atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Penjelasan Polisi

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 13 September 2026 - 10:07
share

Nama Betrand Peto Putra Onsu mendadak menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, polisi belum mengungkap secara rinci identitas pelapor maupun kronologi perkara.

“Iya benar (Betrand Peto) dilaporkan,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (12/9/2026).

Budi menjelaskan, laporan dugaan TPKS tersebut dibuat pada Sabtu pagi. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara utuh perkara yang dilaporkan.

“Dilaporkan tadi Sabtu pagi terkait dugaan TPKS. LP-nya baru tadi pagi,” ujarnya.Bermula dari Unggahan di Media Sosial

Sebelum laporan tersebut dikonfirmasi polisi, isu ini lebih dulu ramai di media sosial, khususnya Threads.

Sebuah akun mengunggah informasi mengenai dugaan keributan yang melibatkan seorang anak artis bersama sejumlah temannya di sebuah tempat hiburan. Dalam unggahan tersebut, muncul tudingan adanya pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap seorang perempuan.

Unggahan itu juga memuat klaim mengenai dugaan pemerkosaan. Namun, informasi tersebut pada awalnya hanya berasal dari media sosial dan belum seluruhnya dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian.

Nama Betrand Peto sendiri tidak disebut secara langsung dalam unggahan tersebut. Sosok “anak artis” yang dimaksud kemudian ramai dikaitkan dengan Betrand Peto oleh warganet.Ruben Onsu Belum Tahu Kasus yang Menjerat Betrand

Di tengah ramainya kabar tersebut, Ruben Onsu mengaku belum mengetahui secara detail mengenai laporan yang disebut menyeret anak angkatnya.

“Belum, belum, aku belum. Sorry guys, sorry guys, sorry guys,” ujar Ruben saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (12/9/2026).

Ruben mengatakan dirinya belum mengetahui duduk perkara sehingga belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh.

“Gue aja belum tahu, gimana nanggapinnya,” katanya.Dalam pernyataan lain yang disampaikan pada Minggu (13/9/2026), Ruben mengatakan masih menunggu informasi lebih lengkap, termasuk penjelasan dari orang yang berada di lokasi kejadian. Ia juga menyatakan akan bersikap kooperatif terkait persoalan tersebut.

Polisi Masih Dalami Laporan

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap laporan dugaan TPKS tersebut. Detail mengenai siapa pelapor, kronologi kejadian, serta bukti yang dilaporkan belum disampaikan secara lengkap kepada publik.

Karena proses hukum masih berjalan, berbagai informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara hati-hati. Tudingan yang muncul di media sosial juga belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

Kasus ini pun kini menjadi perhatian publik setelah polisi membenarkan adanya laporan terhadap Betrand Peto. Selanjutnya, masyarakat masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya.

Topik Menarik