Dukung Patroli Ditjen Bea Cukai, Teknologi Satelit Bantu Penegakan Hukum di Laut

Dukung Patroli Ditjen Bea Cukai, Teknologi Satelit Bantu Penegakan Hukum di Laut

Nasional | sindonews | Kamis, 10 September 2026 - 22:50
share

Di tengah laut, konektivitas bukan sekadar kebutuhan komunikasi, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional kapal. Mobilitas tinggi, luasnya wilayahpelayaran, dan keterbatasan jaringan terestrial membuat konektivitas berbasis satelit menjadi solusi yang paling relevan saat ini untuk memastikan aktivitas digital tetap berjalan selama kapal beroperasi.

Menjawab kebutuhan itu, Telkomsat menghadirkan VSAT STAR--solusi konektivitas berbasis satelit yang dirancang untuk mendukung operasional di berbagai wilayah, termasuk sektor maritim. Dengan cakupan luas dan kapasitas layanan hingga 200 Mbps per site, VSAT STAR memungkinkan kapal tetap terhubung meskipun beroperasi di wilayah yang tidak terjangkau jaringan komunikasi terestrial termasuk di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Konektivitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional untuk kapal, mulai dari komunikasi kapal dengan pusat kendali, pertukaran data, akses aplikasi digital, koordinasi antarunit, hingga komunikasi personel selama pelayaran. Tidak hanya menghadirkan akses jaringan, VSAT STAR juga didukung dengan perangkat dan layanan teknis Telkomsat untuk membantu menjaga keberlangsungan konektivitas sesuai kebutuhan operasional pengguna.

Baca juga: Hari Maritim Dunia, Waruna Group Perkuat Komunitas Pesisir Indramayu

Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto mengatakan, konektivitas satelit memiliki peran penting dalam mendukung digitalisasi sektor maritim yang memiliki karakteristik operasional berbeda dengan aktivitas di darat. Melalui VSAT STAR, pihaknya ingin memastikan bahwa keterbatasan jangkauan jaringan darat tidak menjadi hambatan bagi aktivitas operasional di laut. “Konektivitas satelit memungkinkan kapal tetap terhubung untuk mendukung komunikasi, pertukaran data, hingga berbagai kebutuhan digital yang semakin penting dalam operasional modern,” ujar Andri dikutip Kamis (10/9/2026).

Lihat video: MODUS BARU TERBONGKAR! Penyelundupan 22,3 Kg Emas Digagalkan Bea Cukai!

Salah satu pemanfaatan VSAT STAR saat ini adalah untuk mendukung operasional kapal-kapal patroli Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, terutama dalam memenuhi kebutuhan komunikasi dan konektivitas di kapal saat menjalankan aktivitas pengawasan, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas barang di wilayah pabean Indonesia dan ZEE. Penggunaan VSAT STAR di kapal patroli terbukti mampu memenuhi kebutuhan konektivitas maritim yang dinamis.

Teknologi ini sangat efektif untuk mendukung operasional yang bermobilitas tinggi, berwilayah luas, dan minim infrastruktur komunikasi darat, seperti pada kapal patroli Bea Cukai yang bertugas menindak pelanggaran transaksi barang ilegal di wilayah pabean Indonesia dan ZEE. Bagi sektor maritim, konektivitas yang tetap tersedia selama pelayaran membuka peluang pemanfaatan digital yang lebih luas, mulai dari koordinasi operasional, pertukaran informasi secara lebih cepat, hingga pemanfaatan berbagai sistem dan aplikasi berbasis jaringan.

“Melalui VSAT STAR, Telkomsat terus memperkuat kapabilitas konektivitas maritim agar aktivitas digital tidak berhenti ketika kapal meninggalkan daratan,” tandas Andri.

Topik Menarik