Pramono Sebut Dampak Sebaran Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Membaik: ASN Tetap Ngantor Seperti Biasa

Pramono Sebut Dampak Sebaran Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Membaik: ASN Tetap Ngantor Seperti Biasa

Nasional | sindonews | Senin, 7 September 2026 - 20:36
share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi di Ibu Kota mulai menunjukkan kondisi yang membaik. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemprov DKI Jakarta hanya mengimbau kepada para ASN untuk menggunakan masker sebagai upaya perlindungan diri dari paparan abu vulkanik. "Karena kondisinya sudah membaik, jadi besok ASN, hari ini kan sebenarnya juga diatur untuk masuk seperti biasa, hanya kami meminta untuk memakai masker. Jadi dengan demikian untuk ASN tidak ada rencana baru untuk besok," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

Diketahui, sebaran abu vulkanik di Jakarta merupakan dampak dari erupsi gunung Anak Krakatau. Sebaran abu ini dirasakan warga Jakarta pada Minggu (6/9).

Baca juga: DKI Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Dari hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk seluruh satuan pendidikan di Ibu Kota mulai Senin (7/9/2026). Kini kebijakan PJJ diperpanjang sehari hingga besok.

"Kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ ini sampai dengan besok. Sehingga dengan demikian PJJ di Jakarta sampai dengan besok," kata Pramono.

Dia menambahkan keputusan PJJ itu akan ditindaklanjuti melalui surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Sebab kebijakan perpanjangan dan berakhir PJJ tidak cukup hanya sekedar pernyataan.

"Nanti saya minta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti itu karena di Jakarta tidak cukup hanya dengan statement saya, tetapi harus ada SE (Surat Edaran) Kepala Dinas Pendidikan untuk mengatur hal tersebut," tuturnya.

Topik Menarik