5 Alasan Penting Mengapa Muslim Perlu Memahami Kalender Hijriyah
Di tengah kehidupan modern yang lebih banyak menggunakan kalender Masehi, tidak sedikit umat Islam yang justru kurang mengenal kalender Hijriyah. Padahal, sejumlah ibadah utama dalam Islampenentuannya berpatokan pada kalender tersebut.
Mulai dari Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, ibadah haji, puasa Asyura, hingga puasa Ayyamul Bidh, semuanya berkaitan dengan penanggalan Hijriyah.
Karena itu, memahami kalender Hijriyahmenjadi bagian penting bagi seorang Muslim agar lebih mudah mengenali waktu-waktu utama dalam Islam dan mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah.
Berikut lima alasan penting mengapa seorang Muslim perlu mempelajari kalender Hijriyah:
5 Alasan Mempelajari Kalender Hijriyah
1. Kalender Hijriyah Berkaitan dengan Ketetapan Allah SWT
Allah SWT telah menetapkan bahwa dalam satu tahun terdapat 12 bulan. Hal tersebut ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 36.Baca juga:Kapan Rabiul Akhir 2026? Ini Kalender Hijriyah di Bulan SeptemberAllah SWT berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu." (QS. At-Taubah: 36).
Kalender Hijriyah menggunakan peredaran bulan sebagai salah satu dasar penentuannya. Awal bulan ditandai dengan munculnya bulan baru atau hilal.Allah SWT juga berfirman:
يَسْأَلونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ
"Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, 'Itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia.'" (QS. Al-Baqarah: 189).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa perubahan fase bulan memiliki fungsi sebagai penanda waktu bagi manusia. Dalam kehidupan umat Islam, penanggalan tersebut kemudian berkaitan erat dengan pelaksanaan berbagai ibadah.
2. Menjadi Patokan Berbagai Ibadah
Salah satu alasan utama seorang Muslim perlu memahami kalender Hijriyah adalah karena banyak ibadah ditentukan berdasarkan penanggalan tersebut.Puasa Ramadan, misalnya, hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan. Setelah itu, umat Islam merayakan Idul Fitri pada 1 Syawal. Sementara Idul Adha dan pelaksanaan ibadah haji berkaitan dengan bulan Zulhijah.
Allah SWT berfirman:
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
"Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah." (QS. Al-Baqarah: 185).
Rasulullah SAW juga menjelaskan mengenai penentuan awal dan akhir Ramadan berdasarkan hilal.لاَ تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْا الْهِلاَلَ، وَلاَ تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْهُ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ
"Janganlah kalian berpuasa sampai melihat hilal dan jangan pula berbuka (berhari raya) sampai melihatnya. Jika hilal tertutup awan, maka sempurnakanlah hitungan bulan tersebut." (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain Ramadan, kalender Hijriyah juga menjadi patokan sejumlah ibadah sunnah. Di antaranya puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah serta puasa Asyura pada 10 Muharam.
Musim haji pun memiliki waktu tertentu dalam kalender Hijriyah. Allah SWT berfirman:
الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ
"Musim haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi." (QS. Al-Baqarah: 197).
Karena itu, memahami kalender Hijriah akan membantu seorang Muslim mengatur dan mempersiapkan berbagai agenda ibadah sepanjang tahun.
3. Membantu Memahami Sejarah Islam
Setiap bulan dalam kalender Hijriyah memiliki kedudukan dan momentum tersendiri dalam kehidupan umat Islam.Muharam, misalnya, merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam sekaligus menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriyah.
Ramadan dikenal sebagai bulan diwajibkannya puasa dan memiliki keutamaan besar karena di dalamnya terdapat malam Lailatulqadar.Sementara Zulhijah menjadi bulan yang sangat penting karena di dalamnya berlangsung rangkaian utama ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban pada momentum Idul Adha.
Kalender Hijriyah juga berkaitan dengan sejumlah peristiwa penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Salah satunya adalah hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah yang kemudian menjadi tonggak penting perkembangan masyarakat Islam.
Peristiwa hijrah tersebut menjadi dasar penetapan kalender Hijriah pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA. Meskipun peristiwa hijrah berlangsung sebelum penanggalan Hijriah ditetapkan secara resmi, momentum tersebut dipilih sebagai titik awal kalender Islam.
Dengan memahami kalender Hijriah, umat Islam tidak hanya mengetahui pergantian bulan, tetapi juga dapat lebih mudah mengenali momentum penting dalam perjalanan sejarah Islam.
4. Memperkuat Identitas Keislaman
Memahami kalender Hijriyah juga dapat membantu memperkuat kesadaran seorang Muslim terhadap identitas keagamaannya.Di tengah penggunaan kalender Masehi dalam berbagai aktivitas sehari-hari, kalender Hijriah tetap memiliki posisi penting dalam kehidupan umat Islam. Sebab, banyak momentum keagamaan ditentukan berdasarkan penanggalan tersebut.
Kesadaran terhadap bulan-bulan Hijriah juga dapat mendorong umat Islam untuk lebih memperhatikan keutamaan waktu.
Misalnya, ketika memasuki Muharam, seorang Muslim mengetahui bahwa bulan tersebut termasuk salah satu dari empat bulan haram. Pengetahuan ini diharapkan mendorong seseorang untuk semakin berhati-hati dalam berbuat dan memperbanyak amal saleh.
Demikian pula ketika Ramadan tiba. Seorang Muslim yang memahami kalender Hijriah dapat mempersiapkan diri sejak jauh hari untuk menyambut bulan penuh keberkahan tersebut.Dengan demikian, kalender Hijriah bukan hanya berfungsi sebagai alat untuk mengetahui tanggal, tetapi juga dapat menjadi pengingat agar umat Islam senantiasa meningkatkan kualitas ibadahnya.
5. Membantu Mengatur Kehidupan Sesuai Syariat
Kalender Hijriyah juga memiliki peran dalam sejumlah aspek kehidupan seorang Muslim, termasuk dalam persoalan zakat.Dalam sejumlah jenis zakat, perhitungan haul atau masa kepemilikan harta selama satu tahun menggunakan kalender Hijriah. Karena itu, pemahaman terhadap penanggalan Islam penting agar seseorang dapat mengetahui kapan kewajiban zakatnya harus ditunaikan.
Kalender Hijriah juga membantu umat Islam mengatur berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari agenda Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, puasa sunnah, hingga momentum keislaman lainnya.
Dalam konteks keluarga dan pendidikan, pengenalan kalender Hijriyah sejak dini juga dapat membantu anak-anak memahami bahwa kehidupan seorang Muslim memiliki sejumlah momentum ibadah yang berkaitan dengan waktu.
Kalender Hijriyah Bukan Sekadar Penanggalan
Pada akhirnya, mempelajari kalender Hijriyah bukan sekadar mengetahui nama dan urutan 12 bulan dalam Islam.Kalender Hijriyah memiliki kaitan erat dengan ibadah, sejarah, dan kehidupan umat Islam. Dengan memahami penanggalan ini, seorang Muslim akan lebih mudah mengenali datangnya waktu-waktu utama untuk beribadah sekaligus memahami berbagai momentum penting dalam sejarah Islam.
Di tengah dominasi kalender Masehi dalam kehidupan sehari-hari, mengenal dan menggunakan kalender Hijriyah menjadi salah satu cara untuk menjaga kedekatan umat Islam dengan ajaran agamanya.
Sebab, pergantian bulan dalam kalender Hijriyah bukan hanya pergantian angka pada tanggal, tetapi juga menjadi pengingat bagi seorang Muslim bahwa waktu terus berjalan dan setiap kesempatan seharusnya diisi dengan amal yang bermanfaat.
Baca juga:Gempa Bumi Terjadi, Apa yang Harus Dilakukan Muslim? Ini Nasihat Ulama










