Struktur Raksasa yang Diklaim Sebagai Bahtera Nuh Ditemukan?
Para peneliti di Turki mengklaim telah menemukan struktur bawah tanah yang mungkin terkait dengan Bahtera Nuh di daerah Durupinar, sekitar 30 kilometer selatan Gunung Ararat.
Penemuan terbaru ini dilakukan menggunakan teknologi radar penembus tanah tiga dimensi yang mendeteksi struktur sudut, lorong, dan beberapa ruang yang saling terhubung di bawah permukaan.
Menurut para peneliti, struktur tersebut terdeteksi hingga kedalaman sekitar enam meter dan tampak membentuk beberapa tingkatan dalam formasi sepanjang 157 meter.Ukuran ini patut diperhatikan karena dikatakan sangat mirip dengan ukuran Bahtera Nuh yang disebutkan dalam catatan keagamaan.
Para peneliti juga merujuk pada uji tanah yang menemukan kandungan bahan organik dalam formasi tersebut lebih tinggi daripada di daerah sekitarnya.
Mereka percaya bahwa ini mungkin menunjukkan adanya bahan organik yang membusuk, termasuk kemungkinan kayu purba.Namun, klaim tersebut masih menjadi bahan perdebatan.
Sebagian besar ahli geologi sebelumnya menganggap formasi Durupinar sebagai struktur alami yang terbentuk oleh lipatan batuan, aliran lumpur, dan erosi.
Studi geologi sebelumnya juga tidak menemukan bukti kuat bahwa formasi tersebut merupakan sisa-sisa kapal.
Temuan radar terbaru juga belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang ditinjau oleh rekan sejawat.
Sejauh ini, belum ada fragmen kayu, logam, atau material buatan manusia yang terkonfirmasi ditemukan di formasi tersebut.
Tim peneliti Noah’s Ark Scans mengatakan investigasi lebih lanjut akan dilakukan, termasuk memeriksa lapisan dasar dan mengambil lebih banyak sampel untuk menentukan asal-usulnya.

