Data Negatif Perdagangan Bursa: IHSG Sepekan Turun 0,12, Kapitalisasi Pasar Tergerus ke Rp11.431 T
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sepekan mengalami penurunan 0,12 sehingga ditutup pada level 6.518,121 dari posisi 6.525,690 pada pekan sebelumnya. Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 24-28 Agustus 2026 ditutup pada zona negatif.
Kapitalisasi pasar BEI turun sebesar 0,16 menjadi Rp11.431 triliun dari Rp11.449 triliun pada pekan lalu. Kemudian pergerakan IHSG turut mengalami perubahan, di sisi lain rata-rata nilai transaksi harian juga ambles sebesar 1,84 menjadi Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami pelemahan sebesar 28,33 menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian juga merosot hingga 2,64 menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 1,93, Cek Saham yang Paling Boncos dan Cuan
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp482,24 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp70,360 triliun.
Sementara itu pada Rabu (26/8), para pemimpin bursa saham ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Exchanges menegaskan komitmen untuk memperkuat pasar modal di kawasan ASEAN dalam ajang Invest ASEAN 2026 yang digelar bersamaan dengan Thailand Focus 2026.
Baca Juga: IHSG Tergelincir di Akhir Sesi, Jatuh ke 6.518 dengan Transaksi Rp14,9 Triliun
Mengusung tema "Inclusive Opportunities: Connecting Capital to Growth Across the ASEAN Region", diskusi panel yang menghadirkan pimpinan senior bursa saham ASEAN membahas sejumlah langkah untuk mendorong pertumbuhan pasar modal di kawasan ASEAN.
Di antaranya dengan menarik pencatatan saham perusahaan berkualitas tinggi, mendukung penciptaan nilai perusahaan, diversifikasi produk investasi, hingga mempermudah akses bagi investor domestik maupun internasional. Meski memiliki karakteristik dan tingkat perkembangan yang berbeda, ASEAN Exchanges sepakat melakukan pertukaran pengalaman dan memperkuat hubungan antarpasar modal di kawasan.










