Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Tidak Boleh Merusak dan Anarkis

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Tidak Boleh Merusak dan Anarkis

Nasional | sindonews | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:24
share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar unjuk rasa di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Namun, dia meminta agar pelaksanaan demonstrasi tidak disertai tindakan kekerasan dan perusakan fasilitas publik.

“Demo itu dijamin oleh demokrasi dan kami mempersilakan mau demo tanggal 26, 27 monggo (silakan) saja. Tetapi yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan perusakan, melakukan anarkis dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik,” ujar Pramono di sela Dialog Kebangsaan HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga: Warga Pati Demo Bupati Sudewo, KPK: Kami Pastikan Penyidikan Perkara Masih Berproses

Pemprov DKI Jakarta akan mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat. Pemprov juga berkoordinasi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama aksi berlangsung.

Pramono mencontohkan saat kelompok masyarakat dari Pati sebelumnya datang ke Jakarta. Menurut dia, berbagai pihak, termasuk sejumlah organisasi kemasyarakatan, turut membantu memfasilitasi para peserta aksi.Apabila peserta aksi nantinya harus menginap di Jakarta, Pemprov DKI telah meminta Satpol PP untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna menjaga situasi tetap kondusif.

“Jadi dalam menangani hal-hal seperti ini tentunya kita pendekatannya lebih humanisme, tidak kemudian pendekatan yang dengan kekerasan,” ucapnya.

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah mendirikan posko di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026). Posko tersebut disiapkan menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026.

Pentolan AMPB Supriyono alias Botok mengatakan rombongannya tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang akan mengikuti aksi. Menurut dia, posko itu akan digunakan untuk mengakomodasi aspirasi warga dari berbagai daerah yang hendak bergabung dalam demonstrasi.

Topik Menarik