2 Korban Kritis Gempa NTT Dievakuasi dari Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban kritis terdampak gempa bumi tektonik magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Evakuasi dilakukan melalui jalur udara pada hari ketujuh penanganan bencana.
Misi kemanusiaan tersebut dipimpin Deputi Bidang Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas AS365 N3+ menuju wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai Timur.
Helikopter Basarnas mendarat di Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, untuk mengevakuasi dua warga yang mengalami kondisi kritis akibat cedera berat pascagempa.
Baca juga: Gempa Susulan di Flores NTT Berpotensi Berlangsung hingga 4 Minggu
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis Kementerian Kesehatan di lokasi, seorang korban laki-laki berusia 81 tahun mengalami dugaan cedera tulang belakang. Sementara seorang perempuan berusia 71 tahun mengalami dugaan patah tulang dasar tengkorak.
Kedua korban kemudian diterbangkan menuju Bandara Komodo sebelum dirujuk ke RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo, guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Selain mengevakuasi korban, Helikopter Basarnas juga mendistribusikan Bantuan Kepresidenan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa di wilayah Manggarai Timur.
Kantor SAR Maumere bersama unsur potensi SAR terus melanjutkan operasi kemanusiaan melalui jalur darat maupun udara untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan layanan kedaruratan secara cepat dan optimal.










