Angkutan Ritel Tumbuh 15, KAI Logistik Layani 2 Juta Kiriman

Angkutan Ritel Tumbuh 15, KAI Logistik Layani 2 Juta Kiriman

Ekonomi | sindonews | Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:01
share

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis angkutan ritel melalui layanan KAI Logistik Express sepanjang 2026. Hingga Juli 2026 telah melayani lebih dari 2 juta kiriman dengan total volume sekitar 41.980 ton, atau meningkat 15 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 36.367 ton.

"Pertumbuhan angkutan ritel hingga Juli 2026 menjadi salah satu indikator positif bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang mudah diakses dan memiliki jaringan luas terus meningkat. Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk terus memperkuat kualitas layanan sekaligus menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan," ujar VP of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga:KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026

Dia mengatakan dari total pengiriman tersebut, paket menjadi komoditas dengan volume terbesar, yakni sekitar 1,78 juta kiriman hingga Juli 2026. Selanjutnya, layanan pengiriman hewan tercatat sekitar 107 ribu kiriman, sedangkan pengiriman sepeda motor mencapai sekitar 88 ribu unit.

Ferdian mengatakan pengiriman sepeda motor mencatat volume tertinggi pada Juli 2026 antara lain dipengaruhi meningkatnya mobilitas masyarakat seiring dimulainya tahun ajaran baru di perguruan tinggi. Pada periode yang sama, jumlah pengiriman berbagai komoditas utama juga tumbuh rata-rata sekitar 15 dibandingkan periode sebelumnya.

"Pertumbuhan tersebut menandai penguatan segmen kurir memasuki semester II 2026. Tren ini memperlihatkan bahwa permintaan terhadap layanan ritel tidak hanya bertumpu pada pengiriman paket, tetapi juga semakin beragam sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.Baca Juga:KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara

Pertumbuhan bisnis angkutan ritel tersebut sejalan dengan prospek industri Courier, Express and Parcel (CEP) di Indonesia yang diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 7,12 pada periode 2026–2031. KAI Logistik melihat perkembangan tersebut sebagai peluang untuk memperluas bisnis melalui penguatan jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah.

"Keunggulan jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan layanan logistik yang efisien dan terintegrasi. Ke depan, kami akan terus memperkuat konektivitas, kapasitas, serta pengalaman pelanggan agar KALOG Express dapat menjadi bagian dari solusi mobilitas logistik masyarakat," ujar Ferdian.

Topik Menarik