Tak Hanya Sembako, Siprianus Perindo Bantu Korban Gempa Manggarai Bangun Kembali Rumah
Guncangan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) merobohkan rumah-rumah warga dan memaksa mereka bertahan di tengah keterbatasan. Bantuan kemanusiaan bergerak menembus permukiman terdampak untuk memenuhi kebutuhan logistik dan material bangunan.
Aksi tanggap darurat tersebut berlangsung di Dusun Kolang, Desa Ulu Belang, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Selasa (18/8/2026).
Baca juga: Update, Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 53 Orang
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai Perindo Siprianus Jangka turun langsung membagikan bantuan. “Rumah mereka roboh waktu gempa dan mereka tidak bisa tinggal sehingga kita bantu bahan bangunan untuk perbaiki,” ujar Siprianus yang duduk di Komisi A DPRD Kabupaten Manggarai.
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
Penyaluran material bangunan diprioritaskan karena mayoritas warga kehilangan tempat bernaung yang aman dan layak. Bantuan kayu dan paku dapat langsung dimanfaatkan warga untuk merakit kembali dinding serta atap rumah hancur.Langkah ini diambil agar proses pemulihan tempat tinggal tidak tertunda terlalu lama. “Bantuan diberikan karena melihat langsung kondisi warga yang tidak dapat lagi tinggal di rumah mereka setelah gempa,” kata Siprianus.
Selain material bangunan, paket sembako turut disalurkannya untuk menjamin ketersediaan pangan harian keluarga terdampak. Pemenuhan kebutuhan dasar ini menjadi krusial selama warga belum bisa beraktivitas secara normal.
Langkah Siprianus ini dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Keputusan menyerahkan bahan bangunan terbukti tepat sasaran menjawab keluhan warga di lokasi bencana.
Kehadiran bantuan langsung di Dusun Kolang memberikan kepastian dan semangat baru bagi masyarakat terdampak. Dukungan material dan pangan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga agar kembali pulih seperti sediakala. “Kita tidak ingin mereka merasa menghadapi situasi ini sendirian,” ujarnya.









