Citra Satelit Ungkap Kerusakan Pangkalan Militer di UEA dan Bahrain Akibat Serangan Iran

Citra Satelit Ungkap Kerusakan Pangkalan Militer di UEA dan Bahrain Akibat Serangan Iran

Global | sindonews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:35
share

Media Iran merilis citra satelit baru yang memperlihatkan kerusakan luas akibat serangan Iran terhadap infrastruktur strategis milik AS maupun yang terkait dengan AS di seluruh kawasan Teluk selama perang berlangsung.

Gambar-gambar tersebut, yang diterbitkan oleh Kantor Berita Fars Iran pada hari Kamis, membandingkan kondisi beberapa fasilitas sebelum dan sesudah serangan Iran, termasuk lokasi-lokasi di Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

Materi tersebut tampaknya tidak mendokumentasikan rangkaian serangan baru. Sebaliknya, materi ini menyajikan citra baru dari serangan yang dilakukan pada tahap awal perang, memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kerusakan yang dialami oleh fasilitas militer, industri, dan fasilitas yang terkait dengan intelijen di seluruh kawasan tersebut.

Salah satu lokasi yang disorot adalah Pangkalan Udara Al Dhafra di UEA, tempat serangan Iran menghancurkan radar pengawasan jarak jauh TPS-57 milik AS.

Citra tersebut memperlihatkan struktur radar yang besar sebelum serangan dan kerusakan parah di sekitar instalasi tersebut setelahnya. Fars mendeskripsikan radar itu sebagai komponen kunci dari jaringan pengawasan regional militer AS.

Rangkaian gambar lainnya memperlihatkan kerusakan di kompleks gas Habshan di UEA, tempat Iran menyerang fasilitas kompresi gas.

Habshan merupakan komponen utama infrastruktur gas UEA. Kerusakan di kompleks tersebut akibat serangan Iran sebelumnya telah diakui oleh pihak berwenang UEA, meskipun tingkat kerusakan secara keseluruhan tidak segera diungkapkan.

Citra yang baru dirilis ini juga mencakup sebuah pusat data di Bahrain yang mendukung operasi intelijen militer AS.

Citra satelit yang disajikan oleh media Iran tersebut memperlihatkan kerusakan signifikan di lokasi itu setelah serangan terjadi. Laporan dan citra satelit sebelumnya juga telah mendokumentasikan serangan Iran yang berdampak pada infrastruktur pusat data di Bahrain, termasuk fasilitas yang dioperasikan oleh Amazon Web Services.Rangkaian gambar keempat berfokus pada fasilitas industri di UEA, tempat serangan Iran menghancurkan unit karbon yang digunakan oleh industri aluminium.

Emirates Global Aluminium sebelumnya mengonfirmasi bahwa kompleks industri Al Taweelah miliknya mengalami kerusakan signifikan selama serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) Iran. Laporan-laporan selanjutnya mengindikasikan bahwa pemulihan sebagian infrastruktur yang rusak mungkin memerlukan waktu perbaikan hingga berbulan-bulan.

Publikasi citra baru ini muncul di tengah upaya Teheran untuk terus menegaskan skala dan presisi operasi militernya terhadap pasukan serta infrastruktur AS yang mendukung kehadiran militer Washington di kawasan tersebut.

Sepanjang konflik berlangsung, Iran berulang kali menyatakan bahwa pangkalan dan fasilitas AS yang digunakan untuk mendukung serangan terhadap Republik Islam tersebut akan dianggap sebagai target militer yang sah.

Citra yang baru dirilis ini disajikan sebagai bukti keberhasilan Teheran dalam menjangkau instalasi-instalasi sensitif, meskipun terdapat jaringan sistem pertahanan udara AS dan sekutunya yang luas dan tersebar di seluruh wilayah Teluk.

Kantor berita Fars menyebut fasilitas-fasilitas yang menjadi sasaran tersebut sebagai bagian dari "tulang punggung" regional Amerika Serikat, seraya menyatakan bahwa serangan itu tidak hanya menyasar pangkalan militer konvensional, tetapi juga infrastruktur yang mendukung jaringan pengawasan, intelijen, energi, dan logistik Washington.

Topik Menarik