Iran Minta 3 Pilot Jet Tempurnya yang Ditangkap Qatar Dibebaskan, Ini Respons Doha
Iran telah meminta Qatar membebaskan tiga pilot dari dua jet tempur Su-24 Teheran yang diklaim telah ditangkap oleh pasukan Doha. Dua jet tempur itu ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Qatar selama perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.
Brigadir Jenderal Mohammad Bagherzadeh, kepala Komite Pencarian Orang Hilang di bawah Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, menulis surat kepada Mirjana Spoljarić Egger, presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC), yang menyatakan bahwa ketiga pilot tersebut termasuk di antara empat pilot yang menerbangkan dua jet tempur yang jatuh selama perang melawan AS dan Israel.
Baca Juga: 3 Pilot Iran Ditangkap Qatar selama 6 Bulan setelah Su-24 Jatuh
"Tiga pilot Iran ditangkap dalam keadaan hidup oleh pasukan Qatar setelah jet tempur Su-24 jatuh dalam serangan bulan Maret," tulis Bagherzadeh.
"Angkatan Udara Iran bertindak sesuai dengan prinsip mempertahankan integritas wilayah negara," lanjut dia, mengacu pada serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dari pangkalan-pangkalan udara di negara-negara Arab sepanjang wilayah selatan Teluk."Dua jet tempur Su-24 lepas landas pada 2 Maret 2026 untuk menjalankan misi tempur terhadap pangkalan militer musuh yang berlokasi di Qatar," ujarnya. "Meskipun awalnya berhasil melaksanakan tugas, para pilot melakukan pelontaran diri saat perjalanan pulang setelah terkena serangan pertahanan udara musuh."Dia menambahkan, jenazah pilot keempat, Majid Kazemi, telah dikembalikan setelah tewas dalam operasi yang sama pada 2 Maret 2026—hari ketiga perang.
Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran
Sementara itu, Qatar dengan tegas membantah klaim Iran tersebut dan mengatakan pihaknya terkejut dengan pernyataan-pernyataan tersebut yang mereka anggap menyesatkan.Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Mohammed Al Ansari, mengatakan kontak telah dilakukan dengan para pilot setelah mereka melanggar wilayah udara Qatar, tetapi pihaknya tidak mendapat tanggapan.
“Langkah-langkah yang diperlukan telah diambil untuk mempertahankan wilayah kami sesuai dengan hukum internasional,” katanya dalam sebuah pernyataan di X, yang dikutip BBC, Minggu (16/8/2026).
Al Ansari mengatakan tim pencarian dan penyelamatan Qatar telah menjalankan tugas mereka sepenuhnya dalam mencari sisa-sisa jasad para pilot.
Dia mengatakan Qatar telah menghubungi Iran untuk mengoordinasikan penyerahan jenazah salah satu pilot yang berhasil ditemukan, tetapi Teheran sejauh ini belum menanggapi undangan untuk meninjau rincian operasi pencarian dan penyelamatan tersebut.








