Dukung Riset Mahasiswa di SPPG, DPP Arun Sebut Program MBG Berdayakan UMKM

Dukung Riset Mahasiswa di SPPG, DPP Arun Sebut Program MBG Berdayakan UMKM

Nasional | sindonews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:07
share

Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat untuk Nusantara (DPP Arun) mendukung riset dan program live in di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Aliansi Mahasiswa Menjawab (AMM).

Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP Arun Bob Hasan usai diskusi gabungan bersama Aliansi Mahasiswa Menjawab yang mengangkat tema "Pemaparan Hasil Pra Riset Live In di Dapur SPPG Mekar Baru Tangerang & Diskusi Implementasi Pasal 33 UUD 1945". DPP ARUN menyebut gerakan akademis yang berpihak pada rakyat ini lahir dari kesadaran konstitusional yang kuat berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 serta semangat perwujudan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Forum strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP Arun, LBH Tridharma Indonesia, Koordinator Kecamatan BGN Mekar Baru, Srikandi DPP Arun, pelaku UMKM Rantai Pasok SPPG Mekar Baru, BUMDes Mekar Baru, PIC SPPG Muli Merauke, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Mekar Baru, serta perwakilan dari enam yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga: Ompreng MBG Bakal Diberi Label Batas Waktu Makan Maksimal 4 Jam

“Langkah adik-adik mahasiswa sebagai peta jalan perwujudan keadilan sosial dengan jiwa kemanusiaan yang adil dan beradab. Kami secara penuh memberikan dukungan moril atas gerakan akademis yang berpihak pada rakyat ini," kata Bob Hasan di Kantor DPP ARUN Jakarta, Rabu (12/8/2026).Temuan pra-riset dan live in di SPPG Mekar Baru, Tangerang, Banten, membuktikan dampak konkret tata kelola SPPG terhadap perekonomian lokal apabila dijalankan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), dan Perpres Nomor 115 Tahun 2025.

Sekretaris Jenderal DPP Arun, Bungas T. Fernando Duling menyatakan dari hasil riset AMM, terlihat secara jelas dan nyata dampak riil Pasal 33 UUD 1945 terhadap pertumbuhan ekonomi mikro.

"Adanya penyerapan UMKM sebagai rantai pasok dan pelibatan tenaga kerja lokal sebagai relawan dapur terbukti mampu meningkatkan daya beli masyarakat setempat," kata Nando, demikian ia akrab disapa.

Lihat video: Cegah Keracunan, Kepala BGN Minta Menu MBG Tidak Dibawa Pulang ke Rumah!

Ketua Srikandi DPP Arun Linda Kartika Dewi menekankan pentingnya sinkronisasi tiga data kunci yaitu, Keterbukaan Data Capaian Pertumbuhan Gizi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG); Data Real-Time Serapan Rantai Pasok dari UMKM, koperasi, petani, dan peternak lokal di SPPG; dan Data Pertumbuhan Daya Beli Masyarakat Lokal hasil penyerapan tenaga kerja/relawan dapur.

"Bila ketiga data tersebut dapat tersinkronisasi dengan baik, maka akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan serta maksimalnya peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar ekonomi di tingkat akar rumput," kata Linda. DPP Arun mendukung penuh agenda riset AMM yang mengusung spirit Rapat Ikada sebagai wujud September Sejarah Emas 19 Agustus – 6 September 2026. DPP Arun dijadwalkan akan melepas secara resmi pemberangkatan peserta riset pada 18 Agustus 2026.

Adapun sebaran lokasi riset lanjutan SPPG Yayasan Mitra meliputi, Jawa Barat yakni, 3 SPPG di Kuningan, 1 SPPG di Bandung, dan 1 SPPG di Bogor (Yayasan Kartika Chandra Triguna Sejahtera & Yayasan Telaga Kasih Nusantara).

Kemudian di Banten terdiri atas 2 SPPG di Kabupaten Tangerang, termasuk SPBG Mekar Baru Yayasan Relawan Sehat Indonesia & Yayasan Cahaya Ilmu Sikancil. Serta di Riau dan Papua yakni, 1 SPPG di Bengkalis Riau dan 1 SPPG di Merauke Papua (Yayasan Surya Jaga Pangan Nusantara).

Ketua Harian DPP Arun, Johnny Situwanda menambahkan, pihaknya menekankan pentingnya menjaga tata kelola gerakan agar tetap berada di jalur akademis, etis, dan legal. Seluruh rangkaian kegiatan riset dan live in ini dipastikan berjalan tertib dan sesuai kaidah hukum melalui pendampingan langsung dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tridharma Indonesia.

"Kami membersamai semangat Rapat Ikada ini. Namun, kami mengingatkan dan memastikan agar adik-adik mahasiswa tetap menjaga etika, berkomunikasi, bersosialisasi, serta berkoordinasi secara aktif dengan pihak kampus masing-masing," katanya.

Topik Menarik