Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2026, PSSI Perlu Evaluasi Total

Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2026, PSSI Perlu Evaluasi Total

Olahraga | sindonews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:36
share

PSSI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, memastikan federasi akan melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalan tersebut.

Timnas Indonesia tersingkir setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Jalan Besar Stadium, Kallang, Singapura, Jumat (7/8/2026). Hasil itu membuat Skuad Garuda gagal memenuhi target semifinal untuk kali kedua secara beruntun.

Kegagalan tersebut turut memicu kekecewaan publik sepak bola Tanah Air. Harapan tinggi sebelumnya muncul setelah Timnas Indonesia diperkuat sejumlah pemain naturalisasi dan dinilai memiliki kekuatan untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Mewakili PSSI, Yunus Nusi mengaku memahami kekecewaan masyarakat. Ia bahkan menyaksikan secara langsung perjuangan Skuad Garuda saat menghadapi Singapura.

"Kemarin saya menyaksikan langsung anak-anak bertanding di Stadion Jalan Besar, Singapura. Seperti yang kita lihat, anak-anak gagal melanjutkan ke fase berikutnya setelah bermain seri dengan Singapura,” kata Yunus Nusi dalam keterangan resmi PSSI, dikutip pada Senin (10/8/2026).“Terkait hasil di Piala AFF ini, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," sambungnya.

Yunus menegaskan kegagalan di Piala AFF 2026 akan menjadi bahan evaluasi PSSI. Menurut dia, evaluasi merupakan proses rutin yang dilakukan federasi, bukan hanya ketika Timnas Indonesia mengalami kegagalan, tetapi juga setelah meraih prestasi.

"Ketua Umum PSSI selalu melakukan evaluasi. Tidak hanya saat menghadapi kegagalan, tetapi juga dalam setiap prestasi, keberhasilan, maupun kemenangan Timnas, seperti saat melawan Mozambik, Oman, atau saat Timnas Wanita meraih juara Piala AFF Putri di Malaysia,” tutur Yunus.

Evaluasi tersebut akan melibatkan sejumlah unsur di tubuh PSSI. Yunus menyebut Ketua Umum PSSI akan berdiskusi dengan Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), serta jajaran pelatih untuk menentukan langkah berikutnya.

“Evaluasi dan diskusi selalu dilakukan oleh Ketua Umum bersama Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), dan pelatih. Saya pun turut hadir di tengah-tengah diskusi dan evaluasi tersebut," jelas pria asal Gorontalo, Sulawesi Selatan itu.Perjalanan Timnas Indonesia di Grup A sebenarnya dimulai dengan hasil meyakinkan. Skuad Garuda menghancurkan Kamboja 5-1 pada laga pembuka, kemudian melanjutkannya dengan kemenangan 3-0 atas Timor Leste.

Namun, laju positif tersebut terhenti ketika Indonesia menghadapi Vietnam. Skuad Garuda takluk 0-3 sehingga pertandingan terakhir melawan Singapura menjadi penentu nasib mereka di Piala AFF 2026.

Sayangnya, Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1. Hasil tersebut membuat Skuad Garuda harus mengakhiri perjuangan di fase grup.

Indonesia akhirnya finis di peringkat ketiga Grup A dengan tujuh poin. Vietnam keluar sebagai juara grup dengan 10 poin, sedangkan Singapura menempati posisi kedua dengan delapan poin sekaligus memastikan tiket ke semifinal.

Topik Menarik