Tyron Woodley Jagokan Islam Makhachev Menang atas Ian Machado Garry di UFC
Mantan juara kelas welter UFC, Tyron Woodley, memberikan prediksinya menjelang duel perebutan gelar antara Islam Makhachev dan Ian Machado Garry di UFC 330. Woodley menilai Makhachev memiliki keunggulan yang sulit dihentikan Garry, terutama dalam urusan grappling.
Makhachev akan menjalani pertahanan pertama gelar kelas welter UFC melawan Garry pada UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat. Pertarungan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Garry untuk merebut sabuk juara UFC sepanjang kariernya.
Woodley, yang pernah menjadi juara kelas welter UFC dan empat kali mempertahankan gelarnya, menilai Makhachev memiliki karakter bertarung yang sangat disiplin. Menurutnya, mentalitas tersebut menjadi salah satu kekuatan utama para petarung asal Dagestan dan Rusia.
“Makhachev sangat dominan. Saya pikir keunggulan terbesar petarung Dagestan dan Rusia adalah kedisiplinan mereka, cara mereka tetap fokus,” ujar Woodley kepada GIVEMESPORT.
Woodley juga menyoroti konsistensi Makhachev dan para petarung dari lingkaran Khabib Nurmagomedov. Ia menilai kemampuan mereka mempertahankan performa di level tertinggi jauh lebih penting dibandingkan membangun popularitas melalui kontroversi di luar arena.“Keunggulan mereka adalah tidak terkalahkan. Kita seharusnya melihat kemampuan mereka untuk tetap disiplin sampai mereka bisa memenangkan begitu banyak pertarungan,” katanya.
Makhachev memang memiliki rekam jejak yang mengesankan. Selain pernah menguasai kelas ringan, petarung asal Rusia itu kini berstatus juara kelas welter dan telah mengalahkan sejumlah nama besar seperti Charles Oliveira, Alexander Volkanovski, dan Dustin Poirier.
Ia juga tidak hanya mengandalkan kemampuan gulat. Makhachev menunjukkan perkembangan dalam pertarungan berdiri, termasuk ketika mengalahkan Volkanovski melalui knockout pada pertemuan kedua mereka pada 2023.
Di sisi lain, Garry memiliki kemampuan striking yang dinilai cukup berbahaya. Namun, Woodley masih meragukan kemampuan petarung asal Irlandia tersebut untuk menghentikan Makhachev ketika sang juara mulai mempersempit jarak.
“Saya merasa Garry adalah striker yang bagus, tetapi saya tidak tahu bagaimana dia akan menghentikan Makhachev untuk menutup jarak dan membawanya ke pertarungan bawah. Saya tidak melihat itu benar-benar bisa terjadi,” ujar Woodley.
Menurut Woodley, kemampuan Makhachev dalam membawa pertarungan ke bawah menjadi faktor yang dapat menentukan hasil duel. Jika Garry gagal menjaga jarak dan menghentikan takedown, Makhachev berpeluang besar mengendalikan pertarungan melalui grappling.
Pertarungan Makhachev kontra Garry akan menjadi sajian utama UFC 330 di Philadelphia. Duel tersebut mempertemukan juara yang dikenal dengan dominasi grappling melawan penantang yang mengandalkan kemampuan striking dan pertarungan serba bisa.










