Pedro Acosta Blak-Blakan Ngaku Tak Punya Teman di Paddock, Singgung Rivalitas MotoGP
JAKARTA - Pembalap KTM, Pedro Acosta, mengaku tidak memiliki teman di paddock. Ia justru menikmati hal ini karena bisa terus bersaing di lintasan.
1. Tak Punya Teman di Paddock
Acosta pun menyinggung merasa rivalitas sengit di MotoGP pada masa lalu. Ini seperti rivalitas antara Valentino Rossi dan Sete Gibernau atau Mick Doohan dan Alex Criville. Ia pun menganggap rivalitas seharusnya menjadi hal lumrah.
"Untungnya di MotoGP, dengan hampir semua pembalap, cukup mudah untuk mengobrol dan menjalin hubungan," ujar Acosta kepada Motorsport.com.
Namun pada akhirnya, ia mengatakan, semua orang di sini mengejar impian yang sama.
"Dan menurut saya, cukup sulit untuk menjalin hubungan yang jujur dengan seseorang yang menginginkan hal yang persis sama dengan Anda. Sejujurnya, mungkin saya lebih memilih untuk menjaga jarak dan tidak menjalin hubungan apa pun," ucapnya,
"Saya merasa sejak hari pertama, saya tidak punya teman di paddock,” katanya.
Meski tak memiliki teman di paddock, ia mengaku senang dengan hal itu.
"Karena dengan begitu, saya tidak terikat perasaan apa pun dengan siapa pun. Saya tidak terlalu peduli siapa yang coba saya salip atau bagaimana cara saya menyalip mereka,” ucapnya.
Pedro Acosta mengatakan, jika melihat masa lalu, kurang lebih semua hubungan memang seperti ini.
"Ingat saja Sete dengan Valentino, atau Criville dengan Doohan; hubungan mereka tidaklah mudah. Mungkin inilah sisi sengit yang kini hilang dari MotoGP," tuturnya.
Pada MotoGP 2026, Acosta baru sekali memenangi sprint race. Ia pun masih bernafsu mengejar kemenangan perdana di balapan utama MotoGP setelah dua setengah musim.
Sementara itu, Acosta akan meninggalkan KTM pada akhir musim nanti. Acosta akan bergabung dengan juara bertahan Marc Marquez dalam susunan pembalap yang sangat dinanti-nantikan di tim pabrikan Ducati musim depan.










