Roy Suryo Minta Dokter Tifa Tak Khawatir Hadapi Kasus Ijazah Jokowi: Yang Ditarget Saya

Roy Suryo Minta Dokter Tifa Tak Khawatir Hadapi Kasus Ijazah Jokowi: Yang Ditarget Saya

Nasional | sindonews | Kamis, 30 Juli 2026 - 05:35
share

Pakar telematika Roy Suryomeminta terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa untuk tidak khawatir menghadapi proses hukum mengenai ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Sebab, sejak awal hanya dirinya yang menjadi sasaran utama persoalan ijazah ini.

"Memang sejak awal, sebenarnya Dokter Tifa tuh tenang saja, yang ditarget tuh saya kok," kata Roy dalam program Rakyat Bersuara di iNews, Rabu (29/7/2026) malam.

Diketahui, seusai ditetapkan sebagai tersangka perkara ijazah dan berkasnya dilimpahkan ke kejasaan, Roy dan Dokter Tifa memilih jalur berbeda menghadapi proses hukum tersebut. Roy lebih dulu menempuh langkah hukum melalui praperadilan, sementara Dokter Tifa memilih langsung ke persidangan pokok perkara yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Baca Juga: Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Gayus Lumbuun: Menang Mutlak Secara Prosedural

Roy masih menjalani proses praperadilan ketiga. Sedangkan Dokter Tifa, eksepsinya telah dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), yang artinya dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dinyatakan gugur. Namun, terkini kejaksaan kembali melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan.Roy menilai dakwaan yang akan dibacakan JPU terhadapnya akan berbeda dengan Dokter Tifa, padahal keduanya tersandung perkara yang sama. Dakwaan kepadanya akan disusun lebih detail sehingga peluang eksepsinya dikabulkan menjadi kecil.

Atas dasar tersebut, Roy kembali menegaskan bahwa perkara ini memang sejak awal hanya menargetkan dirinya. Karena menurutnya, akan menyita perhatian publik jika dirinya disandingkan melawan Jokowi.

"Dakwaannya pun belum tentu akan salah, dakwaannya bisa detail banget nanti ya, dan belum tentu putusan sela saya diterima. Karena emang yang ditarget tuh kan, kan seksi itu ya, Jokowi lawan Roy Suryo, gitu kan seksi," ucapnya.

Roy menegaskan bahwa dirinya tak gentar sedikitpun menghadapi persoalan hukum ini. Ia menyatakan akan tetap membuktikan tudingannya bahwa Jokowi tidak memiliki ijazah S1 Universitas Gadjah Mada (UGM). "Jadi satu demi satu, one by one. Tapi saya akan tetap lawan itu, dan kita akan bongkar ijazah palsu itu," tegasnya.

Topik Menarik