Gonjang-ganjing Timnas Italia: Andrea Pirlo Batal Jadi Pelatih Gli Azzurri

Gonjang-ganjing Timnas Italia: Andrea Pirlo Batal Jadi Pelatih Gli Azzurri

Olahraga | sindonews | Selasa, 28 Juli 2026 - 13:56
share

Andrea Pirlo akhirnya angkat bicara setelah batal ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang legendaris itu menjelaskan posisinya menyusul keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang membatalkan penunjukannya karena keterlibatannya sebagai duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.

Situasi di tubuh FIGC dalam beberapa hari terakhir memang memanas. Paolo Maldini, yang sebelumnya dipercaya sebagai Direktur Teknik FIGC, memilih mundur setelah gagal mendapatkan pelatih baru untuk Gli Azzurri. Sejumlah nama besar seperti Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti disebut telah menolak tawaran tersebut, sebelum Pirlo muncul sebagai kandidat terakhir.

Namun, rencana itu urung terwujud. Menurut laporan media Italia, status Pirlo sebagai duta Fonbet menjadi alasan utama FIGC membatalkan penunjukannya. Di Italia, keterlibatan dengan aktivitas perjudian dinilai bertentangan dengan aturan yang berlaku di dunia olahraga.

Keputusan tersebut juga memicu gejolak internal. Paolo Maldini dan Leonardo Araujo, yang berperan sebagai penasihat teknis, dilaporkan ikut mengundurkan diri. Sky Sports menyebut muncul indikasi keretakan di dalam tubuh federasi.

Melalui akun media sosial pribadinya, Pirlo menyampaikan klarifikasi terkait polemik yang berkembang."Dalam beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat getir perdebatan yang berkembang seputar nama saya dan kemungkinan untuk menjabat sebagai pelatih tim nasional Italia," tulis Pirlo.

Ia mengaku sengaja memilih diam selama proses berlangsung sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pihak yang terlibat, tetapi merasa perlu meluruskan berbagai informasi yang beredar.

Pirlo menegaskan seluruh aktivitas profesionalnya selalu dijalankan sesuai hukum di negara tempat ia bekerja.

"Kolaborasi profesional yang menjadi pusat kontroversi baru-baru ini muncul dalam konteks karier saya di Uni Emirat Arab dan semata-mata bersifat komersial dan olahraga," ujar pria berusia 47 tahun itu.

Pirlo juga menyesalkan polemik tersebut berkembang ke ranah politik. Menurutnya, keputusan yang semula bersifat olahraga justru berubah menjadi perdebatan publik yang menyeret namanya ke isu yang tidak relevan.

Di akhir pernyataannya, Pirlo menyampaikan apresiasi kepada Paolo Maldini dan Leonardo Araujo atas kepercayaan yang telah diberikan.

"Saya ingin berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo atas penghargaan dan kepercayaan yang telah mereka tunjukkan kepada saya. Saya menyadari keahlian mereka, profesionalisme mereka, dan kecintaan yang selalu mereka curahkan kepada sepak bola Italia," tutup Pirlo.

Topik Menarik