Kisah Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia yang Tak Idolakan Valentino Rossi karena Sudah Tua

Kisah Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia yang Tak Idolakan Valentino Rossi karena Sudah Tua

Olahraga | okezone | Selasa, 28 Juli 2026 - 16:44
share

PEMBALAP Indonesia, Veda Ega Pratama tengah mencuri perhatian publik internasional, khususnya di Tanah Air berkat kiprah impresifnya di ajang balap motor Moto3 2026. Pembalap muda berbakat asal Gunungkidul ini tidak hanya disorot karena prestasinya di lintasan, tetapi juga kisah masa kecilnya yang kembali viral.

Jauh sebelum menembus panggung Moto3, Veda sudah menunjukkan karakter yang kuat sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Salah satu momen ikoniknya terjadi ketika ia tampil di ajang Honda Dream Cup 2018 di Sirkuit Brigif, Cimahi, pada usia sembilan tahun.

Saat itu, pembalap asal Wonosari ini melontarkan celetukan polos yang sukses memancing reaksi besar dari para pecinta MotoGP. Menanggapi pertanyaan seputar idola balapnya, ia tanpa ragu melontarkan komentar unik mengenai legenda asal Italia, Valentino Rossi.

“Kalau Rossi itu sudah tua,” ujar Veda kecil sambil menyebut Marc Marquez sebagai sosok yang lebih dikaguminya saat itu.

Komentar tersebut kini kembali ramai diperbincangkan seiring melejitnya nama Veda di kancah internasional. Seperti biasa, para pencinta balap MotoGP lagi-lagi meributkan hal siapa yang lebih baik antara Rossi atau rivalnya, Marquez.

Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)

1. Perjalanan Karier

Di balik kekagumannya pada Marquez di masa lalu, Veda ternyata menyimpan idola lain yang menjadi panutan utamanya. Pilihan tersebut jatuh pada legenda asal Australia, Casey Stoner, yang dikenal memiliki gaya balap luar biasa.

"Saya sukanya Stoner. Gaya balapnya keren banget," tambah Veda.

 

Kecintaannya pada Stoner bahkan bermula sejak ia berusia tiga tahun melalui tayangan ulang video di YouTube. Pengaruh gaya balap agresif namun presisi milik sang idola kini perlahan melekat pada diri Veda saat berlaga di Eropa.

2. Tren Positif di Moto3 Jerman 2026

Karakter tangguh tersebut terus Veda bawa hingga menapaki ajang Moto3 bersama Honda Team Asia musim ini. Terbaru, Veda sukses menutup balapan di Sirkuit Sachsenring dengan finis di posisi kedelapan pada ajang Moto3 Jerman 2026.

Veda Ega Pratama melaju di Moto3 Belanda 2026 (Foto: Instagram/@veda_54)

Meski memulai lomba dari grid ke-13, pembalap berusia 18 tahun ini mampu berjuang keras dan mengamankan tambahan poin penting. Memasuki jeda musim panas, Veda pun kini bertengger di peringkat enam pada klasemen sementara pembalap Moto3 2026, menjadikannya rider debutan kedua terbaik setelah Brian Uriarte yang menempati posisi kedua.

Topik Menarik