Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia

Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia

Otomotif | sindonews | Minggu, 26 Juli 2026 - 20:40
share

Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia

Tokyo - Toyota menegaskan bahwa robot dan kecerdasan buatan (AI) tidak akan sepenuhnya menggantikan manusia di pabrik manufaktur otomotif dan percaya bahwa unsur manusia tetap menjadi faktor kunci dalam proses produksi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) dan robotika telah berkembang pesat dan diterapkan secara luas dalam proses produksi di banyak industri.

Di sektor otomotif, banyak produsen mobil telah menerapkan AI dan mengganti manusia dengan robot untuk melakukan tugas-tugas tertentu dalam proses produksi otomotif.

Hal ini membuat banyak orang percaya bahwa di masa depan, robot dan kecerdasan buatan (AI) akan sepenuhnya menggantikan manusia di pabrik mobil. Namun, kepala Toyota tidak berpikir demikian.Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan media, Kon Kenta, Presiden dan CEO Toyota Motor, menegaskan bahwa ada keterampilan yang tidak dapat digantikan oleh robot.

Oleh karena itu, teknologi hanya akan digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas pekerjaan manusia, bukan untuk sepenuhnya menggantikan peran mereka.

Perwakilan Toyota menegaskan bahwa ada keterampilan tertentu dalam manufaktur otomotif yang tidak dapat digantikan oleh manusia melalui robot.

"Ada keterampilan yang tidak dapat digantikan oleh robot. Tetapi ada juga keterampilan yang dapat diajarkan kepada robot. Kecerdasan buatan bahkan dapat mengajarkan keterampilan ini kepada manusia dan robot," kata Kon Kenta kepada NHK World.

Saat ini, Toyota sedang merancang pabrik baru di Kota Toyota, Prefektur Aichi, Jepang . Pabrik ini akan mengintegrasikan robot dan kecerdasan buatan ke dalam proses produksi untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan nilai yang diberikan oleh para pekerja.Menurut Kon Kenta, nilai-nilai inti Toyota masih berakar dari lini produksi. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa mereka akan terus mendengarkan masukan dari para pekerja di lapangan dan menerapkan filosofi kaizen, bersama dengan perbaikan berkelanjutan, untuk meningkatkan efisiensi.

Selain memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), Toyota juga berupaya menyederhanakan jumlah komponen yang digunakan dalam kendaraannya. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pengembangan dan produksi sekaligus mengurangi kebutuhan ruang penyimpanan di pabrik

Kon Kenta juga menekankan bahwa prinsip mendasar dalam sistem produksi Toyota sejak awal adalah memangkas biaya dengan mengurangi persediaan dan memaksimalkan efisiensi ruang. Ia percaya pendekatan ini akan tetap menjadi fondasi perusahaan di era otomatisasi dan kecerdasan buatan.

melalui pengurangan persediaan dan ruang penyimpanan. Kami terus membangun inisiatif mendasar tersebut," lanjut Kon Kenta.

Ketua dan CEO baru Toyota Motor juga berjanji untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan di tengah persaingan ketat di industri otomotif global

Topik Menarik