Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri

Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri

Nasional | sindonews | Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:34
share

Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengimbau tidak ada sayembara menangkapnya begal. Sebab, hal itu dikhawatirkan menjadi dorongan masyarakat untuk main hakim sendiri.

Hal itu Yusril sampaikan merespons adanya sayembara penangkapan begal yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan hadiah jutaan rupiah.

"Jadi kalau saya boleh menyampaikan nasihat dengan segala hormat kepada Pak Gubernur Jawa Barat, sebaiknya jangan membuka sayembara seperti ini, karena khawatir nanti mendorong masyarakat jadi main hakim sendiri," kata Yusril kepada wartawan yang dikutip Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta

Terlebih kata Yusril, dengan kondisi ekonomi yang saat ini dengan adanya imbalan tersebut akan menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi.

"Jadi pendapat saya, kalau sayembara seperti itu sebaiknya jangan dilakukan karena akan memancing masyarakat, apalagi dalam kondisi ekonomi yang sulit ya, dikasih misalnya 10 juta, 5 juta, orang sudah siap pasang golok dan apa bawa pentungan jaga-jaga nih Khawatirnya nanti orang yang bukan begal malah dipentung jadi begal kan begitu," ujarnya.

Yusril menegaskan, penanganan tindak pidana tersebut merupakan kewenangan aparat penegak hukum. "Dalam hal ini sebenarnya polisi itu berwenang untuk melakukan penangkapan, pengejaran terhadap orang-orang yang juga melakukan pembegalan di jalan begitu ya. Dan masyarakat sebenarnya dapat memberikan laporan atau membantu polisi dalam menangkap begal ini," ucapnya.

"Kalau memang tidak ada polisi di situ, lalu orang membegal korban dan kemudian teriak orang kampung membantu menangkap, itu boleh saja dilakukan tapi jangan kemudian main hakim sendiri," imbuhnya.

Topik Menarik