Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Belanja pemerintah dinilai perlu memberikan manfaat yang melampaui keberhasilan penyelenggaraan sebuah kegiatan. Perputaran ekonomi sekitar Rp170 juta per hari selama rangkaian HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah menunjukkan anggaran publik dapat memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat apabila dirancang secara tepat.
Keberhasilan pelibatan puluhan pelaku UMKM dalam peringatan HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah mendapat apresiasi dari Ketua Komisi III DPRK Kabupaten Puncak Talius Tabuni. Menurut dia, kegiatan pemerintah semestinya tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.
Baca juga: Pemberkatan Gedung Baru Perindo Papua Tengah Berlangsung Khidmat
"Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah melibatkan UMKM dalam rangkaian HUT ke-4 Papua Tengah hingga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar. Ini menunjukkan bahwa setiap kegiatan pemerintah bisa menghadirkan manfaat nyata apabila dirancang untuk melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal," ujar Talius, Jumat (24/7/2026).
Polisi Periksa Pelapor Kasus Video Potongan Ceramah Jusuf Kalla, Sejumlah Bukti Diserahkan
Dia menilai keberhasilan tersebut layak dijadikan acuan dalam penyelenggaraan berbagai agenda pemerintah ke depan. Ukuran keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya dilihat dari pelaksanaannya, tetapi juga dari dampak ekonomi yang ditimbulkan bagi masyarakat."Ke depan, setiap belanja pemerintah seharusnya dirancang agar memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Pelibatan UMKM lokal dan pemanfaatan produk daerah perlu menjadi prioritas sehingga anggaran publik benar-benar berputar dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujar politikus Partai Perindo ini.
Talius mengatakan keberpihakan terhadap UMKM tidak cukup dilakukan pada momentum tertentu, melainkan perlu menjadi bagian dari kebijakan dalam setiap kegiatan yang menggunakan anggaran pemerintah. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
"Selain memprioritaskan UMKM dan produk lokal dalam setiap pengadaan, pemerintah juga perlu mengukur dampak ekonomi dari setiap kegiatan yang dibiayai anggaran publik. Evaluasi tersebut penting agar setiap rupiah belanja pemerintah benar-benar memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Dia berharap keberhasilan pelibatan UMKM dalam HUT Papua Tengah menjadi contoh bagi pemerintah daerah dalam merancang berbagai program pembangunan yang mampu memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.









