Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Ia menggantikan Nanik S Deyang yang mundur dari jabatannya karena harus menjalani perawatan medis di luar negeri.
Usai pelantikan kepada awak media mantan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) ini mengatakan ia ingin mengedepankan kolaborasi dan keterbukaan menerima masukan dari masyarakat maupun para pemangku kepentingan dalam program pemenuhan gizi nasional.
Baca juga: Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
"Kami bukanlah Superman. Tentu saja tidak mungkin saya menyelesaikan persoalan atau program ini sendirian. Kami bersama semua tim, baik yang aktif maupun seluruh stakeholder, ingin lebih banyak mendengar dan lebih banyak menerima masukan dari semua pihak," katanya.Setiap kritik, saran, maupun gagasan dari publik, jelasnya, akan memperkuat pelaksanaan program di bidang gizi. Selain itu juga setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dalam proses pengambilan keputusan.
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Profil Pendidikan Kepala BGN Sudaryono
Dikutip dari laman pribadinya, Jumat (24/7/2026), Dr. Sudaryono Eng., M.M, MBA, atau yang dikenal dengan sebutan Mas Dar, lahir di Grobogan, 23 Januari 1985.Ia merupakan anak petani dari dusun bernama Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Jawa Tengah dan merupakan anak semata wayang dari ayah bernama Yahyo dan ibu Suwarni.
Saat kecil ia dikenal sebagai anak yang ceria dan rajin belajar. Bahkan nilai rapornya selalu di atas angka delapan. Salah satu kunci rahasianya adalah ia selalu belajar selepas subuh sebelum masuk ke sekolah.
Berbekal prestasi dan disiplinnya itu, peraih tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama pada 2025 lalu melanjutkan pendidikan ke SMA Taruna Nusantara pada tahun 2000-2003 dan menjadi lulusan terbaik di angkatannya.Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke National Defense Academy of Japan pada 2004-2009. Di sini ia fokus mempelajari teknik mesin sebagai ilmu inti dan bidang teknologi yang memainkan peran penting dalam mengembangkan berbagai industri berteknologi tinggi.
Kemudian Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah ini lanjut pendidikan tingginya ke Swiss German University (SGU) pada 2015-2018 untuk menyelesaikan pendidikan Magister Administrasi Bisnis (Master of Business Administration/MBA).
Pada 2020-2023, Ketua Umum HKTI ini kembali kuliah untuk meraih gelar Doktor di IPB University, tepatnya pada Doktor Manajemen Bisnis. Ia menempuh pendidikan Doktor (Ph.D) bidang keuangan dan berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00.
Demikian profil pendidikan Sudaryono, mantan Wamentan yang telah dilantik sebagai Kepala BGN. Semoga bermanfaat.










