Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah

Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:48
share

Pernahkah kamu justru merasa mengantuk dan lemas setelah makan? Padahal, tumpukan pekerjaan atau aktivitas lain sudah menanti untuk diselesaikan. Hati-hati, bisa jadi itu tanda gula darah kamu sedang melonjak drastis.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya menjelaskan bahwa naiknya gula darah setelah makan sebenarnya adalah hal yang normal. Namun, kita harus waspada jika kenaikannya terlalu signifikan.

Baca juga: Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin

Kadar gula darah yang melonjak tajam dua jam setelah makan rupanya tidak bisa disepelekan, karena berkaitan dengan risiko penyakit jantung hingga diabetes.

“Habis makan, gula darah naik itu normal kok. Tapi kalau naiknya tajam dan sering, ini gak sepele. Di penelitian populasi besar, kadar gula dua jam setelah makan yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit jantung bahkan pada orang yang belum kena diabetes. Bukan nakut-nakutin ya, cuma biar kita sadar,” ujar dr. Cecep, dikutip Jumat (17/7/2026).Baca juga: Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah

Kabar baiknya, lonjakan gula darah ini bisa kita kontrol dengan cara yang sangat sederhana. Kuncinya adalah dengan aktif menggerakkan otot tubuh. Saat otot berkontraksi, ia akan menyerap gula darah untuk dijadikan energi tanpa perlu membebani kerja insulin.

“Kuncinya di otot. Pas otot berkontraksi, dia narik glukosa (gula darah) masuk ke sel lewat jalur yang gak butuh insulin. Jadi gerak ringan aja udah bikin gulanya kepake,” tuturnya.

Untuk mencegah lonjakan gula darah tersebut, dr. Cecep membagikan tiga tips sederhana yang bisa kamu praktekkan sehari-hari:

1. Hindari Duduk Lama atau Rebahan

Musuh utama setelah makan adalah rasa malas. dr. Cecep menyarankan agar kamu tidak langsung duduk atau rebahan. Usahakan untuk berdiri atau berjalan di tempat selama 3 menit setiap 30 sekali menit agar otot aktif membakar gula.

2. Jalan Kaki 10 Menit

Jika punya waktu luang, sempatkan jalan kaki santai selama 10 menit setelah makan. Aktivitas ringan ini dinilai sangat efektif membuat otot bekerja lebih aktif dalam menyerap kelebihan gula dalam darah.

3. Lakukan Gerakan Jinjit (Soleus Push-Up)

Bagaimana jika situasi memaksa kamu harus tetap duduk bekerja setelah makan? Jangan khawatir, kamu bisa melakukan gerakan jinjit secara berulang. “Sekitar 60 kali per menit, selama duduk. Tekan ujung kaki ke lantai dulu, baru tumit naik,” tambah dr. Cecep.

Gerakan ini efektif mengaktifkan otot betis untuk menyerap gula darah bahkan saat kamu sedang duduk.Bukan tanpa alasan, efektivitas jeda gerak singkat ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang melibatkan 70 orang dewasa sehat dengan berat badan normal. Hasilnya menunjukkan bahwa bergerak aktif secara berkala setelah makan terbukti efektif menjaga kestabilan gula darah.

Kendati demikian, dr. Cecep mengingatkan bahwa tips penurun gula darah ini adalah langkah pendukung, bukan pengganti pengobatan medis atau pola hidup sehat secara menyeluruh.

“Ini bukan pengganti obat atau gaya hidup sehat ya. Kalau kamu punya kondisi medis tertentu, tetap konsultasikan dulu dengan doktermu,” pungkas dia.

Topik Menarik