Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Kutus Kutus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Ekosistem Wellness Nusantara dengan mendukung penyelenggaraan turnamen tenis Celuk Open 2026. Ajang yang digelar di Gianyar, Bali, pada 6-12 Juli 2026 itu mempertandingkan enam kategori, yakni Men Advanced, Women Beginner, Women Newbie, Women Intermediate, Men Intermediate, dan Men Beginner.
Owner Kutus Kutus, Fazli Hasniel Sugiharto atau yang akrab disapa Arniel, menilai olahraga komunitas memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar ajang kompetisi. Menurutnya, komunitas menjadi wadah untuk membangun kebiasaan hidup sehat melalui kedisiplinan, konsistensi, dan kebersamaan.
"Wellness bukan hanya berbicara tentang kondisi tubuh, tetapi juga tentang kebiasaan hidup yang dijalani bersama. Komunitas olahraga menjadi ruang yang sangat penting untuk membangun budaya tersebut," ujar Arniel dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Pandangan tersebut menjadi landasan bagi Kutus Kutus untuk terus hadir dan berkontribusi dalam berbagai aktivitas komunitas olahraga. Sebelum mendukung Celuk Open 2026, perusahaan juga aktif berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan yang mengusung semangat hidup sehat.
Salah satunya melalui komunitas renang anak, di mana Kutus Kutus memperkenalkan edukasi penggunaan minyak balur herbal sebagai bagian dari rutinitas setelah berenang. Langkah ini bertujuan membantu menjaga kehangatan tubuh setelah berada di dalam air sekaligus menanamkan pentingnya perawatan tubuh sebagai bagian dari gaya hidup sehat.Komitmen serupa juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan bersama komunitas pelari di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Lewat edukasi mengenai penggunaan minyak balur herbal setelah berolahraga, Kutus Kutus mengajak masyarakat memahami bahwa proses pemulihan tubuh merupakan bagian penting dari aktivitas fisik.
Bagi Arniel, olahraga tidak berakhir saat seseorang melewati garis finis. Menurutnya, menjaga kebugaran melalui pemulihan yang tepat menjadi kunci agar tubuh tetap siap menjalani aktivitas berikutnya.
Ia menambahkan, berbagai komunitas olahraga menunjukkan bahwa budaya wellness dapat tumbuh dari aktivitas sehari-hari. Baik di kolam renang, lintasan lari, maupun lapangan tenis, setiap komunitas memiliki peran dalam membangun gaya hidup sehat melalui semangat kebersamaan.
"Kami melihat komunitas bukan sekadar kumpulan orang dengan 6hobi yang sama. Di dalamnya ada ruang untuk saling belajar, saling mendukung, dan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan," tutup Arniel.










