Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid

Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid

Nasional | sindonews | Senin, 13 Juli 2026 - 22:37
share

PertemuanKapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung menegaskan hubungan antaraparat keamanan dan penegak hukum selama ini tetap harmonis, profesional, serta solid. Pertemuan tersebut menunjukkan Polri, TNI, dan Kejaksaan tetap menjaga sinergitas dengan mengedepankan profesionalisme sekaligus saling menghormati tugas dan kewenangan masing-masing.

"Ini sangat menyejukkan dan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat kerja sama antaraparat keamanan dan antarpenegak hukum dalam memberantas segala bentuk tindak pidana," ujar Pemerhati Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan, Senin (13/7/2026).

Baca juga: Anggap Kapolri Sahabat, Jaksa Agung: Jangan Berpikir Kami Ini Rival

Dosen Pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta itu mengatakan hubungan yang baik antarinstansi merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan pidana.

"Kita melihat sambutan Jaksa Agung dan Panglima TNI begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolri dan Panglima TNI berkomitmen menjaga keamanan negara, sementara Kapolri bersama Kejaksaan terus memperkuat sinergi dalam pemberantasan tindak pidana," kata Anggota Kompolnas periode 2012–2016 itu.Edi juga mengapresiasi pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menegaskan dirinya dan Kapolri adalah sahabat, bukan rival, serta memiliki tekad yang sama dalam memerangi kejahatan.

Menurut dia, pernyataan Jaksa Agung tersebut mencerminkan semangat criminal justice system yang menempatkan Polri, Kejaksaan, dan TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum.

"Kita memahami sinergi Polri, TNI, dan Kejaksaan sangat dibutuhkan karena tiga institusi ini merupakan modal utama dalam menjaga keamanan nasional sekaligus menegakkan supremasi hukum. Masyarakat tentu berharap hubungan yang harmonis ini terus dipertahankan agar proses penegakan hukum berlangsung objektif, transparan, profesional, dan memberikan rasa keadilan," ungkapnya.

Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) itu menambahkan pertemuan tiga pimpinan institusi tersebut sekaligus menghapus berbagai spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat mengenai adanya hubungan yang kurang harmonis antarlembaga penegak hukum dan aparat keamanan.

"Pertemuan ini menjadi pesan yang sangat kuat bahwa Polri, TNI, dan Kejaksaan sangat solid dalam menjalankan amanah negara. Kita tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi ego sektoral. Yang ada adalah komitmen Bersama menjaga keamanan, memperkuat penegakan hukum, dan memberantas korupsi secara profesional demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

Topik Menarik