Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor Polri) bersama Polda Metro Jaya menggeledah delapan lokasi. Penggeledahan terkait kasus korupsi tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga suap kasus batu bara hingga Asabri.
"Sementara di wilayah Jakarta Selatan ada sekitar empat sampai dengan lima titik, termasuk ini sekarang ada juga di beberapa titik di Pacific Place, termasuk ada di daerah Kuningan, Sudirman, ini menuju juga wilayah Bogor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Budi menerangkan, salah satu lokasi yang digeledah yakni seorang pejabat negara. Meski demikian, dia belum menjelaskan lebih detail terkait hal itu. "Ya, nanti akan kami sampaikan terkait tentang pejabat negara ataupun, tetapi semua itu sama di mata hukum," ujar dia.
Baca Juga: Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Saat penggeledah Kafe de'Clan, polisi menemukan tumpukan uang tunai pecahan dolar Amerika dan Singapura di dalam brankas di lantai dua."Setelah proses penggeledahan dilakukan, proses penghitungan uang masih dilakukan, kami akan meng-update kepada teman-teman sekalian."
Penyidik juga menemukan beberapa dokumen. Begitu pula di beberapa lokasi yang digeledah. "Begitu juga dengan beberapa TKP lain ditemukan beberapa dokumen, ini masih kita terus kumpulkan informasi dan ada pengembangan dari beberapa titik tadi yang dilakukan penggeledahan," ujarnya.
Sebagai informasi, penggeledahan terhadap Kafe de’Clan, Cipete, Jakarta Selatan ini merupakan investigasi gabungan antara Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Kortastipidkor Polri dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang kasus korupsi pengadaan batu bara, untuk sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) periode 2018-2026.
Kemudian, kasus Asabri tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025.










