Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah

Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah

Nasional | sindonews | Selasa, 7 Juli 2026 - 12:02
share

Guest House Makiyyah 2 Pangandaran resmi dibuka pada Minggu, 5 Juli 2026. Peresmian ini merupakan upaya untuk memperkuat pelayanan untuk jemaah haji khusus dan umrah.

Sekitar 100 peserta yang terdiri atas alumni jemaah haji khusus, tokoh masyarakat, mitra, dan tamu undangan menghadiri acara PT Spidest Internasional dalam mengembangkan layanan penginapan berbasis syariah. Peresmian Guest House Makiyyah 2 merupakan kelanjutan dari pengembangan layanan PT Spidest Internasional setelah sebelumnya menghadirkan Guest House Makiyyah 1 di Tasikmalaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ustazah Mamah Dedeh, Direktur PT Spidest Internasional KH. Zainurrofieq, Direktur PT Al Aqsha Jisru Dakwah Christ Maharani Handayani, jajaran manajemen PT Spidest Internasional, para tamu dari konsorsium haji, serta alumni jemaah haji khusus.

Acara diawali dengan pembacaan Al-Ma'tsurat dan dilanjutkan tilawah Al-Qur'an, menghadirkan suasana religius yang mengiringi seluruh rangkaian kegiatan hingga prosesi peresmian.

Baca juga: Ashuri dan MCDC Berkomitmen Tingkatkan Layanan Jemaah Haji KhususDirektur PT Spidest Internasional KH. Zainurrofieq menegaskan pelayanan kepada jemaah tidak berhenti pada penyelenggaraan ibadah umrah dan haji. Kehadiran Guest House Makiyyah 2 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan fasilitas yang mendukung kebutuhan masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariah.

“Setiap tempat memiliki cerita, kenangan, dan keberkahan tersendiri. Berbagai pertemuan yang terjalin bersama para jemaah di Tanah Suci menjadi inspirasi lahirnya berbagai langkah kebaikan, termasuk pembangunan Guest House Makiyyah 2,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Lihat video: INFO HAJI: Jemaah Haji Khusus Mulai Mendarat di Madinah, Layanan Perdana Siap Melayani

Zainurrofieq juga memperkenalkan sejumlah alumni jemaah yang hadir, di antaranya H. Ade dan Hj. Widi, sebagai bagian dari perjalanan silaturahmi yang menurutnya penuh keberkahan.

Selain itu Zainurrofieq turut mengulas gagasan dalam bukunya The Power of Ka'bah. Zainurrofieq menjelaskan bagaimana kajian fisika kuantum yang dipelajarinya bersama istrinya Iva Navisah, berpadu dengan nilai-nilai spiritual sebagai cara memaknai kebesaran Allah SWT melalui pengalaman beribadah.

Direktur PT Al Aqsha Jisru Dakwah Christ Maharani Handayani, menyampaikan ucapan selamat atas diresmikannya Guest House Makiyyah 2 Pangandaran. Maharani berharap kehadiran fasilitas tersebut mampu menjadi tempat yang membawa manfaat luas bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai kegiatan bernilai ibadah."Semoga Guest House Makiyyah 2 dapat memberikan maslahat bagi banyak orang dan menjadi bagian dari lahirnya berbagai kebaikan di masa mendatang," ujarnya.

Sebelum prosesi peresmian, Ustadzah Mamah Dedeh menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya rasa syukur dalam kehidupan. Menurutnya, setiap nikmat yang diberikan Allah SWT patut disyukuri, termasuk hadirnya fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

Mamah Dedeh juga memberikan apresiasi kepada PT Spidest Internasional atas dedikasinya dalam melayani jemaah umrah dan haji.

"Alhamdulillah, selamat atas diresmikannya Guest House Makiyyah 2. Mudah-mudahan nanti hadir Guest House Makiyyah berikutnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," tutur Mamah Dedeh.

Mamah Dedeh juga mengajak masyarakat yang memiliki niat beribadah ke Tanah Suci agar mulai mempersiapkan diri melalui program umrah maupun haji khusus.Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur PT Spidest Internasional KH. Zainurrofieq, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Ustazah Mamah Dedeh, serta Kepala Cabang PT Spidest Internasional Pangandaran Dedi Triswendi.

Peresmian Guest House Makiyyah 2 tidak sekadar menambah fasilitas penginapan baru, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen PT Spidest Internasional dalam mengembangkan layanan wisata religi berbasis syariah. Guest house ini diharapkan menjadi pilihan akomodasi yang aman, nyaman, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam, sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis religi di Kabupaten Pangandaran.

P

Topik Menarik