Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia

Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia

Olahraga | sindonews | Minggu, 28 Juni 2026 - 09:34
share

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (27/6/2026). Ajang yang berlangsung hingga 30 Juni 2026 ini menjadi panggung bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengejar peluang tampil di level internasional.

Pembukaan kejuaraan dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Seremoni pembukaan ditandai dengan tembakan pistol start nomor 800 meter putra dan putri U-16 yang dilakukan secara bergantian oleh Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan bersama Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu.

Dalam sambutannya, Luhut mengungkapkan bahwa Kejurnas Atletik 2026 diikuti sekitar 1.000 atlet yang didampingi lebih dari 300 ofisial dan tenaga pendukung dari 38 provinsi di Indonesia. Selain itu, kejuaraan juga diikuti atlet-atlet muda dari empat negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Filipina, Singapura, dan Timor-Leste.

"Kepada seluruh atlet muda yang hadir hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang memperebutkan medali. Lebih dari itu, inilah tempat lahirnya generasi baru atletik Indonesia. Dari lintasan inilah kami mencari calon-calon juara yang kelak akan mengibarkan Merah Putih di kancah internasional," ujar Luhut dalam keterangan persnya.

Pada kategori U-18, PB PASI kembali menerapkan format Open Championships dengan mengundang atlet dari negara-negara sahabat di kawasan Asia Tenggara. Secara keseluruhan, sebanyak 89 nomor perlombaan dipertandingkan, yang terdiri atas 22 nomor kategori U-16, 33 nomor U-18 Open, dan 33 nomor U-20.Menurut Luhut, kehadiran atlet mancanegara diharapkan mampu meningkatkan kualitas persaingan sehingga mempercepat perkembangan atlet-atlet muda Indonesia. "Atlet yang terbiasa diuji oleh lawan-lawan terbaik dari luar akan tumbuh jauh lebih cepat. Kepada para atlet muda, saya melihat perjuangan kalian dan saya tahu itu tidak mudah. Percayalah, itu semua tidak akan sia-sia," katanya.

Tak hanya menjadi ajang pembinaan nasional, Kejurnas Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026 juga memiliki nilai strategis di tingkat dunia. Kejuaraan ini telah terdaftar dalam kalender resmi World Athletics dan berstatus World Rankings Competition, sehingga seluruh catatan waktu, lompatan, dan lemparan atlet akan diakui secara internasional serta diperhitungkan dalam peringkat dunia. Status tersebut sekaligus membuka peluang bagi atlet untuk memenuhi syarat menuju berbagai kejuaraan internasional.

Seluruh pertandingan akan berlangsung setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 18.00 WIB di Stadion Atletik Rawamangun. Menutup sambutannya, Luhut turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas revitalisasi Stadion Atletik Rawamangun yang dinilai memberikan fasilitas lebih baik bagi para atlet.

Topik Menarik