ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil masuk dalam peringkat 101-200 dunia pada pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Pemeringkatan ini disusun berdasarkan komitmen perguruan tinggi dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs).
Peningkatan ini menjadi salah satu capaian terbaik ITS dalam pemeringkatan yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Pada pemeringkatan sebelumnya, ITS berada di rentang posisi 201-300 dunia.
Baca juga: QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
ITS mencatatkan performa kuat pada tiga poin SDGs utama, yakni SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan skor 91,9; SDG 14 tentang Ekosistem Laut dengan skor 84,0; serta SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan dengan skor 84,8.
Kepala Unit SDGs dan Eco Campus ITS Danar Guruh Pratomo mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi implementasi nilai-nilai SDGs di lingkungan kampus. Dukungan kebijakan pimpinan serta keterlibatan sivitas akademika menjadi faktor penting di balik peningkatan tersebut. Baca juga: Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
"Tahun ini Alhamdulillah meningkat ke kelompok 101–200 dunia, dan itu capaian yang luar biasa," katanya, melalui siaran pers, Kamis (25/6/2026).
Dosen Departemen Teknik Geomatika ITS tersebut menjelaskan, berbagai kegiatan untuk membangun kesadaran sivitas akademika terhadap isu pembangunan berkelanjutan terus dilakukan secara konsisten.
Salah satu upaya yang dijalankan adalah pelaksanaan sustainability test yang bertujuan memperkuat pemahaman mengenai SDGs di lingkungan internal kampus. "Di ITS sering dilakukan sustainability test untuk membangun awareness rekan-rekan," ujarnya.
Pentas Disneys Finding Nemo Jr oleh Siswa HIS Donasikan Hasil Tiket untuk Pendidikan Papua
Danar menambahkan, kuatnya posisi ITS pada SDG 1 didukung oleh berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Sementara itu, performa tinggi pada SDG 14 berkaitan erat dengan fokus pengembangan bidang maritim yang telah lama menjadi bagian dari visi institusi. "No Poverty (SDG 1) kita tinggi karena memberikan beasiswa, sedangkan Life Below Water (SDG 14) kuat karena fokus maritim sudah jadi visi misi ITS," bebernya penuh semangat.
Selain tiga SDGs unggulan tersebut, ITS juga menunjukkan tren skor keseluruhan yang terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Pada 2026, ITS mencatatkan skor keseluruhan di rentang 82,3–89,2, naik dari rentang 79,4–83,6 pada tahun sebelumnya. Capaian ini memperkuat posisi ITS sebagai salah satu perguruan tinggi paling berkelanjutan di Indonesia.
Ke depan, ITS menargetkan masuk 100 besar dunia pada tahun depan dan 50 besar dunia dalam tiga tahun mendatang. Target tersebut akan dikejar melalui penguatan implementasi SDGs dalam pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperluas kemitraan di tingkat internasional.









