Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau

Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau

Global | sindonews | Minggu, 21 Juni 2026 - 07:23
share

Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Scott Bessent, yang telah menegosiasikan kesepakatan mineral langka dengan Kyiv, dilaporkan khawatir bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang dia sebut sebagai “bajingan kecil” akan mengacaukan upacara penandatanganan di Oval Office.

Komentar kasar Bessent terungkap dalam buku baru karya jurnalis The New York Times; Maggie Haberman dan Jonathan Swan.

Baca Juga: Mantan Jubir Presiden Ukraina: Dugaan Zelensky Konsumsi Kokain Itu Rahasia Umum

Konfrontasi yang terkenal tahun lalu terjadi ketika Zelensky duduk bersama Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden J.D. Vance untuk menyelesaikan kesepakatan yang memberikan akses AS ke sumber daya mineral langka Ukraina.

Konferensi pers yang disiarkan televisi itu berubah menjadi buruk ketika Zelensky mengkritik upaya Trump untuk menengahi penyelesaian perang Rusia-Ukraina daripada meningkatkan dukungan militer untuk Kyiv. Vance juga terlibat adu mulut dengan Zelensky, yang dianggap tak tahu beterima kasih.

“Saya sudah berurusan dengan bajingan kecil ini,” kata Bessent, yang hadir di ruangan itu, kepada rekan-rekannya, sebagaimana tertulis dalam buku tersebut yang dikutip The Guardian, Minggu (21/6/2026). “Dia licik. Dia seperti anak berkebutuhan khusus bagi orang Eropa. Dan dia bertingkah seperti Mr. Bean yang sedang sakau," ujarnya.

Menkeu Bessent telah menghabiskan waktu berminggu-minggu mempersiapkan kesepakatan tersebut dan telah melakukan perjalanan ke Kyiv, di mana dia diduga terlibat dalam pertengkaran hebat dengan Zelensky mengenai wajib militer Ukraina yang dia anggap "mengerikan". Dia bahkan mengatakan kepada Zelensky: "Apa yang sebenarnya ingin Anda lakukan?"

Beberapa ajudan Trump lainnya juga khawatir tentang potensi skandal di Gedung Putih, dengan Penasihat Keamanan Nasional saat itu, Mike Waltz, dengan putus asa mendesak Zelensky untuk setidaknya "datang mengenakan setelan jas."

Saat itu, Zelensky akhirnya diminta untuk meninggalkan Gedung Putih, sementara kesepakatan itu ditandatangani tanpa banyak gembar-gembor dua bulan kemudian. Zelensky, yang sejak itu telah mengadakan beberapa pertemuan dengan Trump untuk memperbaiki hubungan dan bahkan mulai mengenakan jaket jas bergaya militer serba hitam yang dibuat khusus.

Topik Menarik