IHSG Sepekan Melonjak 2,82, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Sepekan Melonjak 2,82, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:48
share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sepanjang pekan perdagangan 15-19 Juni 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sepekan ditutup naik 2,82 ke level 6.177,139 dari posisi pekan sebelumnya sebesar 6.007,656.

Kenaikan indeks turut mendorong nilai kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp10.788 triliun, bertambah sekitar Rp264 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar Rp10.524 triliun.

Selama sepekan, IHSG bergerak di rentang 6.073,724–6.377,190. Pada awal pekan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.254,966 sebelum mengalami koreksi terbatas dan akhirnya ditutup di atas level 6.100.

Baca Juga: BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI

Meski pasar saham menguat, aktivitas perdagangan justru mengalami perlambatan. Rata-rata volume transaksi harian turun 5,83 menjadi 34,03 miliar saham dari sebelumnya 36,14 miliar saham.Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 1,02 menjadi Rp24,81 triliun, sedangkan frekuensi transaksi harian merosot 10,33 menjadi 2,25 juta kali transaksi.

Secara total selama empat hari perdagangan, nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp99,22 triliun dengan volume 136,12 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 8,99 juta kali.

Di sisi investor, tekanan jual asing mulai mereda. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp904,07 miliar atau setara USD50,17 juta sepanjang pekan. Namun angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatatkan net sell mencapai Rp5,98 triliun.

Baca Juga: Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar ModalSementara itu investor domestik masih menjadi penopang utama pasar. Nilai pembelian investor domestik mencapai Rp54,58 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai penjualannya sebesar Rp53,67 triliun.

Penguatan pasar juga tercermin dari mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 398 saham atau sekitar 42 dari total saham yang diperdagangkan mencatat kenaikan lebih dari 2, sementara hanya 184 saham yang turun lebih dari 2.

Dari sisi sektoral, indeks Basic Materials menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 7,22 dalam sepekan. Kinerja positif juga dicatat sektor Consumer Cyclicals yang naik 4,35, Consumer Non-Cyclicals sebesar 4,10, serta Financials yang menguat 3,09.

Sebaliknya, sektor Properties & Real Estate menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 2,07, diikuti sektor Technology yang terkoreksi 0,32. Kinerja positif juga terlihat pada sejumlah indeks utama BEI.

Indeks LQ45 naik 2,00, IDX80 menguat 2,25, sementara indeks syariah ISSI naik 3,26 dan JII menguat 2,61.

Topik Menarik