Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah oleh Hanania Travel. Koordinasi ini dilakukan dalam rangka mencari solusi untuk para korban.
Hal ini disampaikan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Haji. Hal ini kami lakukan untuk mencoba mencarikan solusi selain dari upaya penegakan hukum yang kami lakukan atas suatu peristiwa hukum di mana terdapat dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka," kata Iman dalam paparannya.
Baca juga: Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Dari hasil diskusi tersebut, kata dia, sempat tergali beberapa kemungkinan upaya yang dapat dilakukan. Namun hal ini belum dapat terwujud karena masih ada beberapa kendala terkait dengan audit dari perusahaan tersebut."Salah satunya adalah melakukan akuisisi. Ini tentunya dilakukan akuisisi oleh travel umrah dan haji yang lebih kompeten dan bertanggung jawab," ujarnya.
"Namun demikian, tentunya ini memerlukan waktu yang cukup karena pihak yang akan mengakuisisi harus melakukan perhitungan terlebih dahulu terhadap jumlah kerugian maupun korban," pungkasnya.










