Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa

Nasional | sindonews | Senin, 15 Juni 2026 - 13:26
share

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menyampaikan bahwa wartawan saat ini tidak akan kehilangan sumber berita dengan jumlah penduduk dunia yang begitu besar. Dengan jumlah tersebut menurutnya akan selalu ada hal yang bisa diberitakan oleh media.

"Jadi bagi pers itu sungguh tidak kurang-kurang bahan berita, banyak sekali di muka bumi ini 8,3 miliar (penduduk) itu banyak sekali yang bisa ditulis, diberitakan dan 193 negara itu masing-masing juga," ucap Komarudin di kantornya, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Baca juga: Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta

Dengan sumber berita yang begitu banyak, maka media massa menurutnya bisa mengungkap persoalan dan kekurangan yang terjadi di masyarakat.

"Nah sekarang posisi pers itu, satu, bagaimana ingin mencari yang borok-boroknya juga banyak. Ibarat rumah yang besar, itu pasti ada sudut-sudut di bawah karpet yang kotor-kotor itu pasti ada. Kalau ini dikorek-korek itu pasti banyak," katanya.

Namun selain sisi negatif, menurutnya ada hal positif juga yang tentunya bisa dijadikan bahan berita untuk media massa.

Baca juga: Pemerintah Gandeng Homeless Media, Dewan Pers: Mereka Jangan Menjadi Humas

"Tapi banyak juga sisi-sisi sudut yang baik-baik, yang taman, ruang tamu, ruang makan itu pasti baik-baik semuanya. Jadi pers itu tidak akan kurang bahan. Mau cari yang sensasional, negatifnya juga banyak. Mau cari yang positif juga banyak," ucap dia.

Komaruddin menilai bahwa pers juga sangat berperan dalam membangun kehidupan berbangsa. Oleh karenanya kritik yang disampaikan tentunya harus tetap memegang prinsip objektivitas.

"Nah, hemat saya kita sebagai warga negara yang baik, itu hendaknya bagaimana kita bisa melakukan kritik yang konstruktif, berbagai kekurangan yang ada. Namun juga tetap memegang objektivitas. Jadi prinsip konstruktif edukatif itu menjadi penting bagi pers," ujarnya.

Topik Menarik