Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA

Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA

Olahraga | sindonews | Senin, 15 Juni 2026 - 12:43
share

Wasit asal Somalia, Omar Artan, dipastikan tetap menerima bayaran penuh dari FIFA meski gagal bertugas di Piala Dunia 2026. Kabar tersebut terungkap dalam sejumlah laporan.

Artan sebelumnya masuk dalam daftar 52 wasit yang dipilih FIFA untuk memimpin pertandingan di turnamen bergengsi tersebut. Namun, wasit berusia 34 tahun itu tidak dapat ambil bagian setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat oleh petugas perbatasan di Miami.

Pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat menyebut adanya "masalah pemeriksaan" sebagai alasan di balik penolakan tersebut. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyayangkan insiden yang menimpa Artan.

Baca Juga: Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek

Infantino menegaskan FIFA telah berupaya mencari solusi, meski pada akhirnya tidak dapat mengubah keputusan otoritas imigrasi AS. "Sangat disayangkan apa yang terjadi pada Omar. Tetapi kami tidak mengendalikan segalanya. Kami mencoba, kami berdiskusi, dan kami akan berbicara," kata Infantino dalam konferensi pers.Mengutip laporan Washington Times, Senin (15/6/2026), meski tidak bertugas di Piala Dunia, FIFA dilaporkan tetap akan membayar penuh honor Artan untuk turnamen yang berlangsung selama enam pekan tersebut. Namun, besaran nominal yang diterima sang wasit belum diungkap dan baru akan diselesaikan setelah Piala Dunia berakhir pada 19 Juli.

Di tengah kekecewaan itu, Artan mendapat kabar menggembirakan. UEFA memutuskan menunjuknya sebagai wasit pada laga Piala Super UEFA yang akan digelar pada Agustus mendatang.

Baca Juga: Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2

Pertandingan tersebut mempertemukan juara Liga Champions, Paris Saint-Germain, melawan juara Liga Europa, Aston Villa. Penunjukan itu menjadi bentuk penghargaan UEFA terhadap kualitas dan integritas Artan sebagai pengadil lapangan.

"Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan orang-orang dan UEFA ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Omar dan kemampuan perwasitannya yang luar biasa," ujar Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

Topik Menarik