IHSG Dibuka Melesat 1,85 ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 1,85 ke level 6.118 pada perdagangan Senin (15/6/2026). Penguatan tersebut melanjutkan sentimen positif pasar dengan mayoritas saham bergerak di zona hijau sejak awal perdagangan.
Pada menit-menit awal perdagangan, IHSG bahkan memperlebar kenaikan hingga 2,83 ke posisi 6.177. Sebanyak 515 saham menguat, 71 saham melemah, dan 373 saham bergerak stagnan.
Baca Juga:IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Nilai transaksi pada awal sesi tercatat mencapai Rp1,4 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,02 miliar lembar saham. Aktivitas beli yang dominan mendorong penguatan hampir seluruh kelompok saham di bursa.
Kinerja indeks unggulan juga menunjukkan penguatan signifikan. Indeks LQ45 naik 3,37 ke level 617, indeks JII menguat 3,59 ke level 371, indeks MNC36 bertambah 3,47 ke level 271, sedangkan IDX30 naik 3,22 ke level 349.Seluruh indeks sektoral bergerak di zona hijau, dipimpin sektor energi, properti, industri, infrastruktur, konsumer non-siklikal, keuangan, transportasi, bahan baku, konsumer siklikal, teknologi, dan kesehatan.
Baca Juga:Naik 2,07, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Di jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, posisi teratas ditempati PT Remala Abadi Tbk (DATA), diikuti PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), serta PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS).
Sementara itu, kelompok saham yang mengalami penurunan terdalam atau top losers dihuni oleh PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIIC), PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCIS), dan PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES).









