Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan jajaran Polri akan ikut menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di seluruh Indonesia. Kegiatan nobar rencananya dilaksanakan mulai dari tingkat Markas Besar (Mabes) Polri, Polda, Polres, hingga Polsek.
Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Saputra Hasibuan menilai program nobar Piala Dunia merupakan langkah yang sangat strategis dalam membangun silaturahmi antara Polri dan masyarakat. ”Program nobar Piala Dunia 2026 bakal disambut baik oleh masyarakat,” katanya, Sabtu (13/6/2026)
Dosen pascasarjana ini menyebut, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi media yang efektif untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan antara aparat kepolisian dengan warga.
Baca juga: Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
"Kami menyambut baik arahan Kapolri agar seluruh jajaran Polri menggelar nobar Piala Dunia bersama masyarakat. Kegiatan sosial ini merupakan program yang sangat strategis untuk membangun silaturahmi, memperkuat hubungan sosial, dan semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat," ujarnya. Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini menjelaskan saat ini Polri dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Polisi harus kerap silaturahmi dan hadir setiap saat bersama masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung perlu terus didorong.
Lihat video: LET THE GAMES BEGIN! Pembukaan Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Dunia!
Menurut Edi, kegiatan nobar yang dilaksanakan secara serentak mulai dari Mabes Polri hingga Polsek di seluruh Indonesia menunjukkan komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di berbagai daerah.”Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan anggota Polri dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan. Kedekatan emosional yang terbangun akan berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan publik kepada institusi kepolisian," katanya.
Direktur Eksekutif Lemkapi juga menilai Piala Dunia merupakan ajang olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat. Karena itu, momentum tersebut sangat tepat dimanfaatkan untuk mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Kegiatan nobar ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Ini merupakan bentuk pendekatan humanis yang sangat positif dan patut diapresiasi," ujar pemerhati kepolisian ini.










